Keluarga Ridwan Kamil di tepi Sungai Aare (Bern.com/Instagram/ataliapr)
Istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya tetap memuji keindahan Sungai Aare meskipun sang anak hilang dan belum ditemukan.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, istri orang nomor satu di Jawa Barat itu mengaku sudah ikhlas dan merelakan putranya, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril yang dipastikan tenggelam di Sungai Aare.
“Disini, di sungai Aare yang luar biasa indah dan cantik ini, mamah lepaskan kamu, untuk kita bertemu lagi cepat atau lambat. Seperti yang pak walikota sampaikan ‘The city of Bern will forever be deeply connected to us…’ Doa terbaik mamah dalam setiap helaan nafas,” tulis Bu Cinta, sapaan akrabnya.
Seperti diketahui, keluarga Ridwan Kamil sudah merelakan putra sulung mereka, Eril. Pemuda kebanggan keluarga itu dipastikan meninggal dunia setelah hilang saat berenang di Sungai Aaree, Bern, Swiss pada 26 Mei 2022.
Meski Sungai Aare meninggalkan kesedihan yang teramat mendalam, keluarga mantan Walikota Bandung itu tetap mengakui dan memuji keindahan Sungai Aare.
Bahkan Ridwan Kamil merelakan Sungai Aare menjadi tempat peristriharan terakhir putranya.
"Wahai Sungai Aare, sebagai sesama mahluk Allah SWT, aku titipkan jasad anak kami kepadamu. Sudah kukumandangkan adzan terbaikku di tepi batasmu. Bahagiakan dia dalam keindahanmu. Selimuti dia dalam kehangatanmu. Lindungi dia dalam kemegahanmu. Sucikan dia dalam kejernihanmu. Jadikan doa-doa kami menjadi cahaya penerang jasad syahidnya di dasarmu," tulis Ridwan Kamil dalam unggahan di akun Instagramnya, Jumat (3/6/2022) malam.
Lantas seperti apa keindahan Sungai Aare yang menghanyutkan putra Ridwan Kamil? Berikut beberapa fakta keindahan sungai Aare yang dirangkum Indozone dari berbagai sumber.
Mengutip laman resmi pariwisata Kota Bern, Sungai Aare merupakan sungai terpanjang yang seluruhnya mengalir di Swiss.
Pada musim panas, masyarakat Bern akan berenang di Sungai Aare dengan pemandangan kemegahan Kota Tua Bern.
Bahkan, berenang di Sungai Aare merupakan kegiatan resmi dalam daftar tradisi Swiss yang tercatat di UNESCO.
Sensasi berenang di Sungai Aare semakin menyenangkan sebab airnya begitu jernih dengan warna biru kehijauan.
Tak hanya saat siang hari, senja di sungai Aare juga sangat indah. Pemandangan kota Bern terlukis sempurna lewat cahaya senja di sungai Aare.
Maka tak heran sungai ini menjadi destinasi favorit warga Swiss untuk berlibur. Mereka menghabiskan banyak waktu di sungai Aare hanya untuk berenang sekaligus menikmati keindahan alam.
Baca juga: Bukan Aare, Ini 3 Sungai Paling Berbahaya di Dunia, Jangan Coba-Coba Berenang!
Meski begitu, berenang di Sungai Aare tidak boleh dilakukan asal-asalan sebab arusnya cukup kuat. Sehingga disarankan kegiatan berenang di dilakukan oleh perenang mahir ataupun di bawah pengawasan.
3. Tempat menenangkan diri saat malam hari
Kilau lampu temaram yang menyala ketika gelap membuat pemandangan di sekitar Sungai Aare semakin menawan kala malam hari.
Alhasil banyak warga yang bersantai di pinggir sungai ini untuk menenangkan diri dari rutinitas harian. Bagaimana kamu tertarik mengunjungi Sungai Aare yang begitu indah ini?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: