Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 15 DESEMBER 2020 • 12:43 WIB

Kurangi Limbah Pangan Global, Japan Airlines Tawarkan Opsi 'Tidak Makan' di Pesawat

Kurangi Limbah Pangan Global, Japan Airlines Tawarkan Opsi Tidak Makan di PesawatPotret pesawat maskapai Jepang. (REUTERS/ISSEI KATO)

Sebagai bagian dari komitmennya terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa, maskapai penerbangan Jepang ini mendorong penumpang membuat opsi 'tidak makan' dalam penerbangan.

Penumpang yang memilih tidur nyenyak selama penerbangan sering kali membuat makanan yang disediakan maskapai tidak tersentuh sehingga menyebabkan pemborosan. 

"Jadi, Japan Airlines (JAL) mengambil langkah dengan menawarkan opsi "Lewati Makan Pilihan Etis" untuk membantu perusahaan mengurangi limbah makanan," bunyi pernyataan situs maskapai tersebut.

Maskapai ini biasanya menyiapkan makanan untuk setiap penumpang di pesawat.

Dengan mengetahui sebelumnya bahwa penumpang tidak akan ikut makan dalam penerbangan akan membantu maskapai mengurangi limbah dan pemborosan makanan.

Pasalnya, sebagaian besar penumpang lebih memilih tidur nyenyak ketimbang makan di pesawat.

Program ini diluncurkan pada November dan  diuji coba dalam penerbangan selama 5setengah jam antara Bangkok dan Bandara Haneda Tokyo.

Penawaran baru ini merupakan bagian dari komitmen maskapai terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB, salah satunya adalah mengurangi limbah pangan global, menurut CNN.

Dengan berkurangnya penumpang di tengah pandemi, maskapai memiliki kesempatan untuk meluncurkan layanan secara perlahan. 

Saat ini, penawaran tersebut telah tersedia dalam penerbangan semalam tertentu di Asia.

“Sebelum keberangkatan, kunjungi situs web JAL dan pilih‘ Tidak Ada Makanan," bunyi pernyataan di situs maskapai.

"Silakan gunakan layanan ini jika Anda ingin beristirahat dengan baik di pesawat atau jika Anda ingin membantu kami mengurangi limbah makanan."

Opsi "Tidak Makan" ini tersedia di semua kelas dan pemilihan harus dilakukan 25 jam sebelum penerbangan berangkat. 

Penumpang yang telah memilih makanan khusus atau melakukan perjalanan sebagai bagian dari paket tur, penerbangan codeshare, mengubah penerbangan, atau daftar tunggu tidak dapat menggunakan opsi ini.

Inisiatif ini adalah bagian terbaru dari upaya keberlanjutan JAL bertajuk "Pemanfaatan Efektif dari Sumber Daya Terbatas", dengan sikap dasar untuk mempromosikan 4 R (Refuse, Reduce, Reuse, dan Recycle) atau menolak, mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang. 

Maskapai ini juga telah memperkenalkan sedotan kertas pada Oktober 2019 dan telah mendaur ulang seragam perawatan sejak 2013 dan limbah dalam penerbangan sejak 2007. 

Menurut situs JAL, maskapai ini tak ketinggalan turut mengurangi penggunaan kertas dengan menggunakan iPad untuk pilot dan pramugari.

Artikel Menarik Lainnya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags
BERITA TERBARU

Kurangi Limbah Pangan Global, Japan Airlines Tawarkan Opsi 'Tidak Makan' di Pesawat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!