Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 12 DESEMBER 2024 • 15:05 WIB

Wagashi: Camilan Khas Jepang Sejak Periode Jomon

Wagashi: Camilan Khas Jepang Sejak Periode JomonWagashi camilan khas Jepang

INDOZONE.ID - Bagi pecinta camilan manis, wagashi bisa menjadi pilihan yang menarik. Manisan tradisional Jepang ini, dikenal dengan warna cerah dan bentuk yang sering kali mencerminkan berbagai musim di sana. Misal, musim semi yang dipenuhi bunga sakura.

Dengan beragam jenisnya, wagashi tidak hanya lezat, tetapi juga kaya akan makna dan sejarah.

Lantas, apa latar belakang, sejarah wagashi, bahan-bahan yang digunakan, serta jenis-jenisnya? Berikut ulasan singkatnya!

Sejarah dan Latar Belakang Wagashi

Wagashi, atau manisan Jepang, sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu, tepatnya sejak periode Jomon atau sekitar 14500 SM (sebelum masehi). Salah satu manisan yang pertama kali dibuat adalah mochi, kudapan yang terbuat dari ketan.

Menurut catatan sejarah yang terdapat dalam buku-buku tua, sekitar tahun 934, mochi dibuat untuk dipersembahkan kepada dewa sebagai simbol kesucian. Mochi menjadi salah satu panganan tertua yang sangat dihormati dalam budaya Jepang.

Bahan-Bahan yang Digunakan dalam Membuat Wagashi

Ada berbagai bahan yang digunakan dalam pembuatan wagashi. Namun, yang paling umum adalah anko, yaitu pasta kacang merah manis yang terbuat dari kacang merah berkualitas tinggi.

Selain Anko, bahan khas lain yang sering digunakan dalam pembuatan manisan Jepang adalah agar-agar, yang menghasilkan tekstur padat dan bulat saat direbus.

Tidak hanya itu, ketan juga menjadi bahan penting dalam membuat banyak jenis wagashi.

Baca Juga: Fruit Sando, Camilan Jepang Viral yang Cocok untuk Anak Susah Makan Buah

Salah satu ciri khas wagashi adalah, penggunaan bahan-bahan yang berkaitan dengan musim di Jepang. Misal, kacang kastanye dan kesemek digunakan untuk manisan musiman.

Sementara buah-buahan seperti pir, persik, plum, dan jeruk, sering digunakan untuk meniru bentuk atau aroma alami yang khas dari setiap musim.

Jenis-Jenis Wagashi

Wagashi dapat dibagi menjadi tiga kategori utama:

  1. Hi-gashi (Wagashi kering)
  2. Han-namagashi (Wagashi semi-mentah)
  3. Namagashi (Wagashi mentah/segar)

Baca Juga: Resep Mochi Isi Cokelat Lumer di Mulut, Bahan Lokal dengan Cita Rasa Otentik Khas Jepang

Beberapa jenis wagashi yang paling populer dan sering ditemukan di toko-toko adalah mochi, manju, monaka, yokan (sejenis jeli), dan senbei. Masing-masing memiliki karakteristik unik, dari tekstur lembut mochi hingga renyahnya senbei, menjadikannya pilihan camilan yang sangat digemari di Jepang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: JCB Special Offers

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Wagashi: Camilan Khas Jepang Sejak Periode Jomon

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!