Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 12 FEBRUARI 2026 • 19:50 WIB

Rute Charter Palu–Guangzhou Dibuka, Wamenpar: Akses Wisata Sulteng Makin Luas

Rute Charter Palu–Guangzhou Dibuka, Wamenpar: Akses Wisata Sulteng Makin LuasWakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa Dalam peluncuran penerbangan charter tersebut di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026) (dok. Kemenpar)

INDOZONE.ID - Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Enik Ermawati atau Ni Luh Puspa mengapresiasi pembukaan penerbangan charter langsung rute Palu–Guangzhou dan Jakarta–Luwuk sebagai langkah strategis memperluas konektivitas sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia.

Dalam peluncuran rute tersebut di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (11/2/2026), Wamenpar menegaskan bahwa rute Palu–Guangzhou menjadi pintu masuk penting untuk memasarkan potensi wisata Sulawesi Tengah ke pasar Tiongkok, salah satu pasar wisatawan mancanegara utama Indonesia.

“Ini adalah langkah strategis untuk memperluas konektivitas internasional Indonesia, khususnya ke pasar Tiongkok yang memiliki kontribusi signifikan terhadap kunjungan wisatawan mancanegara,” kata Ni Luh.

Baca juga: Wamenpar Sebut Pariwisata Ramah Muslim Perkuat Ekonomi Syariah dan Tingkatkan Daya Saing

Ia menjelaskan, rute Palu–Guangzhou dijadwalkan mulai beroperasi pada Mei 2026, sementara rute Jakarta–Luwuk akan beroperasi mulai 1 Juni 2026. Pembukaan kedua rute ini terwujud berkat kolaborasi antara Cocos Tour dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Kehadiran rute tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pintu masuk promosi pariwisata Sulawesi Tengah, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi pengembangan destinasi di kawasan Indonesia Timur.

Menurut Ni Luh, penguatan konektivitas merupakan fondasi penting dalam pengembangan destinasi. Akses transportasi yang semakin mudah akan mendorong pergerakan wisatawan nusantara maupun mancanegara sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.

“Rute ini memiliki arti penting dalam memperkuat konektivitas domestik dan membuka akses wisatawan nusantara menuju destinasi unggulan di Sulawesi Tengah. Pada saat yang sama, ini juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Seiring dengan terbukanya akses penerbangan, Wamenpar mendorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata di berbagai destinasi.

Peningkatan kapasitas pelaku usaha dan pengelola destinasi dinilai krusial agar konektivitas yang telah dibangun mampu memberikan dampak berkelanjutan.

“Ketika konektivitas sudah terbuka, maka kualitas layanan harus terus ditingkatkan. Jangan sampai akses sudah tersedia, tetapi pengalaman wisatawan belum optimal. Pelayanan yang prima akan menentukan keberlanjutan pertumbuhan kunjungan,” ujarnya.

Ni Luh berharap momentum peluncuran penerbangan charter ini menjadi titik awal penguatan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku industri pariwisata. Kolaborasi yang solid diyakini akan mempercepat transformasi sektor pariwisata menjadi lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

“Saya berharap melalui pertemuan dan peluncuran hari ini, kita semakin memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk mendorong sektor pariwisata Indonesia terus tumbuh positif serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Ni Luh.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido, menyampaikan bahwa kehadiran dua rute penerbangan langsung tersebut diharapkan menjadi magnet baru bagi kedatangan wisatawan ke Sulawesi Tengah. Ia optimistis peningkatan konektivitas akan membuka peluang lebih besar bagi daerah untuk dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pers Rilis

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Rute Charter Palu–Guangzhou Dibuka, Wamenpar: Akses Wisata Sulteng Makin Luas

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!