Wisatawan Mancanegara di Indonesia (sumber: kemenpar)
INDOZONE.ID - Sepanjang 2025, pariwisata Indonesia berhasil mencuri hati wisatawan lokal maupun mancanegara. Banyak tren baru yang diminati wisatawan dari lokasi wisata, hotel, sampai kulinernya yang menjadi pasangan sejati traveler.
Bahkan dalam 1 tahun terakhir pariwisata Indonesia berhasil menyabet 100+ penghargaan internasional. Diiringi dengan tren peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara, perputaran perjalanan wisatawan nusantara yang terus menguat, hingga desa wisata yang semakin diakui melalui berbagai prestasi global.
Capaian ini mencerminkan komitmen berkelanjutan dalam membangun pariwisata yang berkualitas, berdaya saing, inklusif, sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan daerah.
Sepanjang 2025 ini 10 hal penting yang wajib kamu tahu di dunia pariwisata dan terangkum dalam kaleidoskop. Yuk simak!
Baca juga: 5 Tempat Wisata di PIK yang Seru Dikunjungi saat Libur Hari Natal Esok, Yuk Intip!
Dalam laporan yang dipaparkan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, dalam Jumpa Pers Akhir Tahun di Jakarta, kunjungan wisman di 2025 ini menunjukkan pertumbuhan yang naik pesat sebesar 10,32% (Jan–Okt 2024 vs Jan–Okt 2025).
Sebanyak 72% total kunjungan berasal dari 15 negara target. Malaysia Negara penyumbang pengunjung terbesar. Sementara Rusia adalah negara target dengan pertumbuhan tertinggi.
Rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara per kunjungan sebesar 1.259 dolar AS (Triwulan I–III 2025), berdasarkan sumber dari Badan Pusat Statistik; Bank Indonesia; Data Statistik Pariwisata; Biro Data dan Sistem Informasi Kementerian Pariwisata
Pertumbuhan perjalanan wisatawan nusantara juga tumbuh sebesar 18,89% (Jan–Okt 2024 vs Jan–Okt 2025).
Perjalanan Wisatawan Nusantara (dalam juta perjalanan):
-Jan–Okt 2024: 839,39
-Jan–Okt 2025: 997,91
Pertumbuhan devisa pariwisata (Triwulan I–III 2025) naik 9,42%. Capaian devisa pariwisata:
-Triwulan I–III 2024: 12,63
-Triwulan I–III 2025: 13,82
Capaian devisa ini diprediksi akan terus tumbuh hingga mencapai 18,50 miliar dolar AS di akhir tahun. Sehingga memperkuat posisi pariwisata sebagai salah satu penyumbang devisa yang cukup bagi negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kemenpar