Ilustrasi jalur pendakian Gunung Rinjani. (Muhammad Yahya Wildan Tsania/IDZ Creators)
INDOZONE.ID - Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) mengumumkan penutupan sementara seluruh jalur pendakian Gunung Rinjani, terhitung mulai hari ini, Jumat (18/7/2025).
Keputusan tersebut diambil menyusul serangkaian insiden pendaki terjatuh yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir, memicu kekhawatiran terhadap keselamatan pengunjung.
Kabar tersebut diumumkan melalui postingan di akun Instagram resmi BTNGR.
"Dalam rangka peningkatan keselamatan dan kualitas fasilitas pendakian, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani menutup sementara jalur Pelawangan Sembalun menuju dan dari Danau Segara Anak," tulis postingan di akun tersebut, seperti dikutip Indozone pada Jumat (18/7/2025).
Penutupan jalur pendakian Gunung Rinjani ini diberlakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Pihak BTNGR menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jalur pendakian, serta meninjau ulang prosedur dan mitigasi bagi para pendaki.
Baca juga: Guide Ungkap Kejadian saat Turis Swiss Jatuh Turun Gunung Rinjani
Seperti yang diketahui, beberapa insiden fatal dan serius telah menimpa pendaki di jalur Gunung Rinjani dalam beberapa minggu terakhir ini.
Dimulai dari pendaki asal Brasil, Juliana Marins (26) yang meninggal dunia setelah terjatuh di jalur pendakian. Kemudian disusul turis asal Swiss yang alami patah tulang, hingga pendaki asal Belanda.
Rangkaian insiden ini menunjukkan adanya peningkatan risiko di beberapa titik di jalur pendakian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/btn_gn_rinjani