INDOZONE.ID - Dhika Pacu Jalur Riau yang viral berkesempatan berkunjung ke Kantor Kementerian Pariwisata di Jakarta. Ia bertemu Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dan ngajak bikin tren Aura Farming sampai chit chat bareng.
Dhika dengan kepolosannya disapa hangat oleh Menpar Widiyanti. Tukang tari Pacu Jalur ini pun ditanya-tanya seputar pengalamannya jadi coki yang akhirnya viral.
"Gimana ceritanya Dhika bisa ikutan di Pacu Jalur itu? Awal ceritanya gimana?," tanya Menpar Widiyanti.
"Ikut ayah," kata Dhika menimpali Menpar.
"Gimana Dhika rasanya jadi orang terkenal di seluruh dunia sekarang? Seneng gak?," tanya Menpar lagi.
Dhika hanya mengangguk saat menjawab pertanyaan Menpar Widiyanti, Ia tak banyak bicara saat itu.
Baca juga: Viral di Dunia, Bocah Penari Pacu Jalur Resmi Ditetapkan sebagai Duta Pariwisata Riau
Pun di tengah-tengah chit chat-nya, Menpar Widiyanti malah salfok sama kacamata hitam Dhika yang dipakai saat nari di atas sampan Pacu Jalur.
"Kacamatanya tuh keren banget itu. Dibawa gak kacamatanya?," kata Menpar lagi.
Dalam kesempatan ini, Menpar Widiyanti juga mengapresiasi Dhika yang kini diangkat jadi Duta Pariwisata.
"Luar biasa sekali," ungkap Menpar Widiyanti.
Usai chit-chat panjang lebar, Dhika berkesempatan mengajak audience dan Menpar Widiyanti untuk ikut tren Aura Farming atau gerakan Pacu Jalur. Mereka bergembira bersama, termasuk Menpar Widiyanti yang mengikuti gerakan Dhika.
Sedikit sejarah Pacu Jalur informasinya wajib kamu tahu. Bocah kecil yang jadi penari Pacu Jalur gak sekadar tren Aura Farming.
Fakta uniknya, Pacu Jalur sudah ada sejak tahun 1980. Kata Pacu bermakna perlombaan dan Jalur merujuk pada perahu yang mereka gunakan. Sementara tradisi penarinya juga sudah ada sejak zaman itu.
Secara peran, Tukang Tari berperan sebagai Tukang Onjai (pemberi irama) untuk menyeimbangkan, memberi tekanan dan menyemangati tim.
Tukang Tari juga bakal menari saat jalur yang ia naiki unggul di depan atau menang. Jika berimbang dengan lawan, biasanya mereka hanya berayun-ayun santai di ujung perahu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @kemenparekraf.ri