INDOZONE.ID - Perayaan Idulfitri identik dengan berbagai hidangan khas seperti opor ayam, rendang, atau sambal goreng ati yang hampir selalu hadir di meja makan keluarga. Namun di balik ragam menu tersebut, Indonesia juga memiliki banyak kuliner tradisional dengan sejarah panjang yang tak kalah istimewa untuk disajikan saat Lebaran.
Salah satunya adalah Brongkos Yogyakarta, hidangan legendaris yang telah dikenal sejak era Kerajaan Mataram Islam. Pada masa lalu, menu ini kerap disajikan di lingkungan Keraton Yogyakarta sebagai hidangan istimewa bagi bangsawan maupun tamu penting kerajaan.
Brongkos biasanya berisi potongan daging sapi, kacang tolo, tahu, serta telur rebus yang dimasak perlahan hingga bumbu meresap sempurna. Hidangan ini bahkan disebut sebagai salah satu makanan favorit Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Sri Sultan Hamengkubuwono X.
Karena itu, Dairy Champ kembali mengangkat hidangan ini sebagai inspirasi menu Lebaran yang kaya cita rasa sekaligus menghadirkan sentuhan inovasi dalam cara memasaknya.
Baca juga: Resep Perawan Kenes, Camilan Manis Khas Keraton Jogja yang Cocok Buat Takjil Puasa
“Melalui resep Brongkos Yogyakarta ini, kami ingin mengajak masyarakat menghadirkan variasi menu Lebaran yang berbeda namun tetap autentik dan kaya cita rasa Nusantara,” ujar Marketing Manager PT Etika Beverages Indonesia, Dodi Afandi.
Inovasi Resep dengan Susu Evaporasi
Berbeda dari resep tradisional yang biasanya menggunakan santan, dalam resep ini susu evaporasi Dairy Champ digunakan sebagai alternatif untuk menghasilkan tekstur kuah yang lebih creamy dan gurih.
Selain memberikan rasa yang kaya, penggunaan susu evaporasi juga menawarkan pilihan yang lebih ringan dengan kandungan 0 persen kolesterol.
Resep Brongkos Yogyakarta
Baca juga: Sedih Banget, Dawet Legendaris Langganan Ningrat Keraton Ini Terancam Punah
Bahan Utama
500 gram daging sapi (sandung lamur/brisket)
2 butir telur rebus
100 gram tahu goreng (opsional)
1,5 liter air
200 ml susu evaporasi Dairy Champ
3 lembar daun salam
3 lembar daun jeruk
2 cm lengkuas, memarkan
Minyak secukupnya
Bumbu Halus:
6 siung bawang merah
4 siung bawang putih
3 butir kemiri, sangrai
2–3 buah kluwek, ambil isinya
1 sendok teh ketumbar, sangrai
½ sendok teh jintan
½ sendok teh lada
¼ sendok teh pala bubuk
Garam dan gula jawa secukupnya
Cara membuat
Rebus daging sapi dengan metode 5:30:7 (Rebus daging dalam air mendidih selama 5 menit dengan api besar. Matikan api, tutup rapat panci, lalu diamkan selama 30 menit tanpa dibuka. Panas yang tersisa akan melanjutkan proses memasak daging. Nyalakan kembali api dan rebus lagi selama 7 menit.)
Jika muncul buih saat merebus, buang agar kuah tetap jernih. Saring kaldu rebusan dan sisihkan sebagai kuah.
Jika sudah empuk, angkat dan potong-potong daging dengan ukuran 3-4cm, sisihkan.
Seduh kluwek dengan air panas, cium aroma, larutkan kluwek dengan air, dan saring.
Panaskan minyak, tumis bumbu yang sudah dihaluskan hingga harum, lalu masukkan daun salam, daun jeruk, dan lengkuas. Tumis sampai bumbu benar-benar matang dan minyak mulai terlihat terpisah.
Masukkan daging yang sudah direbus, tahu, dan telur ke dalam tumisan bumbu.
Tuang kembali kaldu rebusan daging.
Masak dengan api kecil ±20 menit agar bumbu meresap ke daging.
Setelah kuah mendidih dan bumbu meresap, kecilkan api.
Tuang Susu Evaporasi Dairy Champ, aduk perlahan hingga tercampur rata.
Koreksi rasa, tambahkan garam atau gula jawa bila perlu. Masak 5 menit lagi agar semua rasa menyatu.
Sajikan brongkos dalam mangkuk, dengan ketupat.
Dengan kuah kaya rempah, tekstur kental dan creamy, serta cita rasa yang semakin nikmat saat disantap bersama ketupat, brongkos bisa menjadi pilihan menu Lebaran yang berbeda namun tetap lekat dengan cita rasa Nusantara.
Melalui inspirasi resep ini, Dairy Champ berharap semakin banyak masyarakat Indonesia kembali mengenal dan menghadirkan kekayaan kuliner tradisional di meja makan keluarga, termasuk dengan sentuhan inovasi yang membuat hidangan klasik tetap relevan bagi generasi masa kini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release