Singkong rebus (pinterest.com)
Masih lekat diingatan perjuangan para pahlawan untuk melawan penjajahan pada zaman dahulu.
Selama masa tersebut, para pahlawan berusaha untuk meraih kebebasan agar tak bergerak terbatas lagi di negara sendiri, termasuk bisa makan sepuasnya.
Pasalnya, pada masa itu, berbagai hasil bumi jatuh kepemilikikan kepada para penjajah, sehingga warga harus memakan makanan seadanya. Bahkan, makanan-makanan tersebut menjadi bekal para penjajah.
Penasaran apa saja makanan tersebut? Berikut daftarnya untuk mengingatkan kita pada pahlawan Indonesia pada Hari Pahlawan.
Leughok (youtube.com/@RasaAlamJourney)
Pada masa peperangan, para pahlawan Aceh membawa Leughok sebagai bekal makanannya. Makanan khas Aceh ini cukup mengenyangkan untuk kondisi darurat tersebut.
Leughok itu sendiri merupakan makanan yang terbuat dari pisang dan tapung sagu, sehingga teksturnya cukup padat dan memiliki rasa manis.
Baca Juga: Resep Kue Putu Ayu, Camilan Tradisional Nikmat!
Nasi tiwul (visitjawatengah.jatengprov.go.id)
Nasi Tiwul yang terkenal di Jogja ini, ternyata telah menjadi makanan tradisional yang menemani pahlawan Indonesia.
Nasi Tiwul cukup terkenal di kawasan Ponorogo, Trenggalek, Wonosobo, Gunungkidul, Wonogiri, Pacitan, Yogyakarta, hingga Blitar.
Nasi ini terbuat dari tepung singkong yang disajikan bersama dengan gula merah untuk menggantikan nasi.
Ilustrasi telur asin. (Pixabay/veerasantinithi)
Siapa sangka telur asin yang kini menjadi lauk peneman nasi, dulunya menjadi bekal pahalawan Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber