Ilustrasi/Instagram/warung_aa_bakso_mercon
INDOZONE.ID - Kuliner bakso selalu digemari banyak kalangan karena jadi salah satu comfort food. Baik di kalangan orang tua ataupun anak-anak yang selalu makan bakso dan cocok di lidah.
Namun seiring berkembangnya waktu, sakso terus berkembang mengikuti selera konsumen. Ada varian urat, bakso telur, hingga kuah keju yang semakin populer. Namun kualitas tetap menjadi ukuran utama. Konsumen mencari bakso yang terasa dagingnya dan kuah yang gurih.
Product and Research Development Manager CRP Group Rifky atau Chef Kiky menyampaikan sejumlah tips saat ditemui dalam peluncuran konsep baru Bakso Boedjangan di Jakarta. Simak ulasan selengkapnya!
Kata dia, komposisi daging dan tepung menjadi faktor pertama. Kandungan daging lebih tinggi memberi rasa lebih kuat dan tekstur lebih padat.
“Jangan terlalu banyak tepung. Sewajarnya satu banding satu,” kata Chef Kiky, dikutip ANTARA.
Baca juga: Bakso Babi di Bantul Viral, Pemerinta Minta Pedagang Cantumkan Label Halal
Dalam proses penggilingan, es batu perlu ditambahkan untuk menjaga suhu tetap rendah. Panas dari mesin bisa merusak protein dan membuat tekstur berubah.
“Es itu penting supaya tekstur tetap bagus tanpa pengenyal berlebihan,” ujarnya.
Pemilihan bagian daging juga memengaruhi karakter bakso. Urat memberi tekstur lebih tegas. Bagian dengan sedikit lemak membantu menjaga kelembutan saat digigit. Sementara jika ingin lebih juicy, pilih yang banyak lemaknya.
Kuah menjadi penentu cita rasa. Suapan pertama harus langsung terasa gurih tanpa perlu banyak tambahan sambal.
“Saya ingin kuah yang bisa dinikmati tanpa diracik,” kata Chef Kiky.
Menurut dia, riset bumbu dilakukan untuk menjaga rasa tetap seimbang. Inovasi seperti kuah keju dibuat agar menyatu dengan baik dan tidak terlalu berat.
Baca juga: Cara Membedakan Bakso Babi dengan Bakso Sapi atau Ayam, Biar Nggak Salah Pilih!
Konsumen bisa menilai kualitas lewat tampilan. Warna bakso natural, permukaan padat, dan kuah tidak berminyak berlebihan. Aroma gurih muncul sejak mangkuk disajikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA