Pulau Hatta di Banda Neira. (wonderfulindonesia.co.id)
INDOZONE.ID - Kalau bicara soal destinasi wisata di Indonesia Timur, pikiran kita pasti langsung tertuju pada Raja Ampat atau Labuan Bajo. Padahal, Maluku punya satu permata tersembunyi yang kecantikannya gak main-main: Pulau Hatta. Terletak di ujung timur gugus Kepulauan Banda, Maluku Tengah, pulau ini menawarkan paket lengkap buat kamu yang pengin healing maksimal tanpa gangguan bisingnya perkotaan.
Dinas Pariwisata Maluku sendiri menjagokan Pulau Hatta sebagai salah satu destinasi bahari unggulan. Buat ke sini, kamu cuma butuh waktu sekitar satu jam perjalanan laut naik kapal dari Banda Neira. Berbeda dengan tempat wisata lain yang sudah padat turis, Pulau Hatta justru dicari karena suasananya yang super tenang, pantainya yang bersih, serta lautnya yang jernih banget bak kristal. Yuk, kita bedah kenapa pulau ini wajib masuk ke dalam bucket list liburan kamu!
Secara geografis, Pulau Hatta berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat keramaian Banda Neira. Karena statusnya sebagai salah satu pulau terluar di gugus Banda, suasananya terasa lebih privat dan santai.
Menariknya, liburan ke Pulau Hatta itu gak cuma soal main air di pantai biasa. Kawasan Banda sendiri sudah sangat melegenda di mata dunia karena sejarah perebutan rempah-rempah yang berharga. Bahkan, Banda Neira telah ditetapkan sebagai kawasan Taman Wisata Alam sejak tahun 1992.
Jadi, kamu bisa mendapat pengalaman berlapis dalam satu kali jalan. Pagi hari kamu bisa napak tilas sejarah masa lalu di Banda Neira, lalu siangnya langsung menyeberang untuk leyeh-leyeh menikmati ketenangan laut di Pulau Hatta yang masih asri. Kombinasi wisata sejarah dan alam seperti ini jarang banget bisa kamu temukan di tempat lain!
Baca juga: Jangan Mati Sebelum ke Banda Neira! Ini Itinerary Hemat 3 Hari yang Gak Bikin Kantong Jebol
Untuk bisa sampai ke Pulau Hatta, rute yang biasa diambil para pelancong adalah terbang ke Ambon terlebih dahulu. Dari Ambon, kamu lanjut menyeberang ke Banda Neira, baru kemudian menyewa perahu motor bertutup untuk menuju ke Pulau Hatta.
Memang butuh sedikit effort dan waktu, tapi justru jalur akses seperti inilah yang menjaga Pulau Hatta tetap eksklusif. Destinasi yang butuh perjuangan untuk dicapai biasanya masih sangat terjaga kealamiannya karena terbebas dari serbuan turis massal.
Bagi para pencinta dunia air, perjalanan ke sini dijamin sepadan 100%. Para operator diving internasional bahkan menjuluki kawasan bawah laut Banda Neira sebagai underwater paradise. Waktu terbaik buat menyelam di sini berkisar antara Maret–April dan September–Desember, meski pada dasarnya kondisi airnya tergolong bagus sepanjang tahun.
Pulau Hatta. (wonderfulindonesia.co.id)
Bukan cuma modal klaim sepi dan tenang, Pulau Hatta punya lima daya tarik utama yang bikin para pelancong betah berlama-lama di sini:
Identitas paling menonjol dari Pulau Hatta adalah hamparan pasir putihnya yang halus dan bersih. Di sini, kamu bisa berjalan menyusuri bibir pantai atau sekadar duduk santai tanpa perlu keganggu oleh lalu-lalang pedagang asongan atau kerumunan orang yang antre foto. Ruang terbukanya benar-benar terasa personal.
Reputasi bawah laut pulau ini sudah diakui di dunia internasional. Situs ulasan global seperti Tripadvisor bahkan sering menyoroti clear blue waters dan keberadaan hewan pelagis di sekitar Pulau Hatta. Buat kamu yang gak bisa menyelam, tenang aja! Airnya yang super bening bikin aktivitas snorkeling dari permukaan saja sudah cukup buat memanjakan mata melihat terumbu karang yang sehat.
Gak semua orang suka liburan di tempat yang ramai dan bising. Banyak pelancong urban yang justru mencari tempat di mana mereka bisa mendengar suara ombak dengan jelas. Pulau Hatta menjawab kebutuhan itu dengan sangat baik melalui julukannya sebagai hidden gem Banda Neira yang menawarkan atmosfer super relaks.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wonderfulindonesia.co.id