Pesona air biru di Goa Haji Mangku. (wonderfulindonesia.co.id)
INDOZONE.ID - Bicara soal Kepulauan Derawan di Kalimantan Timur, bayangan kita pasti langsung tertuju pada hamparan laut biru, penyu raksasa, atau ubur-ubur tanpa sengat. Tapi, tahukah kamu kalau di Pulau Maratua ada sebuah spot super kece yang tersembunyi di balik rimbunnya hutan?
Namanya Goa Haji Mangku. Bukan sekadar gua batu biasa, destinasi yang terletak di Kabupaten Berau ini menawarkan sensasi berenang di kolam alami bawah tanah dengan air biru jernih yang super magis. Tempat ini menjadi buruan para pelancong yang bosan dengan wisata pantai biasa dan mendambakan petualangan yang lebih privat serta menantang.
Berada dekat dengan wilayah Kampung Payung-Payung di sisi utara Pulau Maratua, tempat ini dinamakan sesuai dengan sosok penemu pertamanya, yaitu seorang warga lokal bernama Haji Mangku. Destinasi eksotis ini mulai mencuri perhatian para traveler dunia sejak era 2000-an, seiring makin terbukanya akses pariwisata ke Maratua.
Meski menyandang nama "goa", daya tarik utama tempat ini sebenarnya adalah kolam alami raksasa yang memanjang di dalam ceruk batu kapur. Saat pertama kali mengintip dari atas tebingnya, kamu akan disuguhi permukaan air yang tenang tanpa riak, seolah menyembunyikan misteri kedalaman yang bikin penasaran.
Untuk sampai ke bibir gua, kamu harus rela melakukan trekking santai menembus hutan kecil. Jalurnya memang tidak terlalu panjang, tapi kamu wajib memakai alas kaki yang nyaman karena akan melewati batuan karang yang cukup tajam.
Rasa lelah langsung terbayar lurus begitu melihat kolam air payau di dalam gua. Uniknya, air di sini merupakan perpaduan antara air tanah dan intrusi air laut karena lokasinya yang berada di kawasan pesisir karst. Hasilnya? Air yang super segar dan jernih berkilau!
Jika ingin mendapatkan foto yang estetik tanpa filter, datanglah pada siang hari. Pada momen ini, matahari berada tepat di atas kepala sehingga sinarnya menembus celah gua dengan sempurna. Cahaya ini akan memantulkan warna biru toska yang sangat kontras dengan dinding batu kapur di sekitarnya.
Selain bagus untuk dokumentasi, paparan cahaya siang hari juga membantu kamu melihat kontur batu di dalam air dengan lebih jelas demi keamanan selama berenang.
Bagi pemula, sebaiknya tetap waspada dan gunakan pelampung. Menurut informasi dari operator wisata setempat, kolam alami ini memiliki panjang sekitar 20 meter dengan kedalaman yang ditaksir mencapai 35 meter. Lorong batunya yang menyempit dan dasarnya yang gelap sering kali membuat petualang menjulukinya sebagai kolam "tanpa dasar".
Baca juga: Pulau Sikuai, Destinasi Sunyi di Padang yang Cocok untuk Healing
Untuk menuju Maratua, perjalanan dimulai dari Kabupaten Berau menggunakan kapal cepat (speedboat). Begitu tiba di Pulau Maratua, kamu punya dua opsi jalur untuk mencapai Goa Haji Mangku:
Goa Haji Mangku di Kalimantan Timur. (wonderfulindonesia.co.id)
Mengapa tempat ini begitu mempesona bagi para petualang? Ini dia lima alasannya:
Pantulan cahaya matahari siang di dalam celah gua menghasilkan gradasi warna biru tua dan toska yang sangat memukau. Keindahan visual ini murni alami berkat struktur batuan gua, bukan karena rekayasa kamera.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wonderfulindonesia.co.id