INDOZONE.ID - Kalau Kamu mengaku pecinta kuliner Nusantara, tapi belum pernah coba Mi Koba langsung dari tempat asalnya, bersiaplah menyesal!
Di Kota Koba, Bangka Tengah, ada sepiring mi yang kelihatannya sederhana, tapi begitu Kamu suap sekali, langsung bikin kangen berat. Ini bukan mi ayam, bukan pula mi instan rasa seafood.
Ini Mi Koba, warisan rasa dari Pulau Bangka yang bikin penasaran dan tak terlupakan.
Kota Koba, ibukota Kabupaten Bangka Tengah, menyimpan kejutan kuliner yang belum banyak diketahui orang luar.
Baca juga: Geplak Bantul: Si Manis Warna-Warni yang Kian Langka di Tengah Serbuan Camilan Modern
Salah satu kebanggaannya? Ya, seporsi Mi Koba panas yang disajikan dengan kuah bening kekuningan, topping daging ikan tenggiri yang hancur lembut, dan ditaburi bawang goreng serta daun seledri.
Tapi tunggu dulu — kekuatan utama dari Mi Koba justru datang dari kaldu udangnya yang gurih nendang.
Di balik tampilannya yang sederhana, kuah ini diracik dari rebusan udang pilihan dan bumbu rempah khas Melayu-Bangka. Hasilnya? Rasa gurih alami tanpa micin yang bikin nagih.
Menariknya, Mi Koba tidak menggunakan ayam, daging sapi, ataupun topping kekinian seperti sosis atau bakso.
Justru kesederhanaan ini yang membuatnya unik. Rasa kaldu udang yang intens dipadukan dengan mi kuning lembut menciptakan harmoni yang sulit dijelaskan.
Baca juga: 17 Ide Nama Usaha Sup Tahu Jamur Enoki yang Bikin Laper dan Laris Manis
Satu suapan saja sudah cukup untuk bikin Kamu mengangguk puas — dan tanpa sadar minta nambah.
Kalau Kamu mampir ke Kota Koba, Kamu bakal nemuin kedai-kedai kecil yang menjual Mi Koba, biasanya dikelola turun-temurun oleh keluarga setempat.
Tak perlu tempat fancy, cukup duduk di bangku plastik dengan piring enamel — dan Kamu akan disuguhi rasa yang otentik, tradisional, dan hangat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: HolidayAyo