Kuliner khas Semarang, tahu gimbal (Z Creators/Umaera)
INDOZONE.ID - Semarang, ibu kota Jawa Tengah, dikenal dengan kuliner khas yang menggoda lidah.
Tak hanya lumpia atau wingko babat, kota ini juga punya satu hidangan yang tak kalah ikonik: tahu gimbal.
Bukan sekadar tahu goreng biasa, tahu gimbal adalah sajian khas yang menyatukan gurihnya tahu, segarnya sayuran, renyahnya udang goreng, dan siraman bumbu kacang kental yang pedas manis.
Gabungan bahan-bahan tersebut melahirkan cita rasa khas yang bikin susah lupa—tak heran kalau tahu gimbal sering dijuluki “gado-gado khas Semarang dengan twist rasa gurih yang unik.”
Baca juga: Geplak Bantul: Si Manis Warna-Warni yang Kian Langka di Tengah Serbuan Camilan Modern
Buat yang belum familiar, “gimbal” di sini bukan merujuk ke gaya rambut.
Gimbal dalam konteks kuliner Semarang berarti udang goreng tepung yang teksturnya mirip bakwan atau bala-bala.
Udang dicampur adonan tepung kemudian digoreng hingga renyah dan disajikan sebagai pelengkap utama dalam satu piring tahu gimbal.
Di sinilah letak keunikannya—rasa laut dari udang goreng bercampur dengan segarnya kol, tauge, dan ketimun, menciptakan harmoni rasa yang luar biasa.
Yang bikin semakin istimewa adalah bumbu kacangnya. Tak seperti bumbu pecel pada umumnya, saus kacang dalam tahu gimbal hadir dengan tekstur yang lebih encer namun tetap kaya rempah dan cita rasa yang mendalam.
Baca juga: 17 Ide Nama Usaha Sup Tahu Jamur Enoki yang Bikin Laper dan Laris Manis
Di sejumlah warung, saus ini diberi tambahan petis udang untuk menghadirkan kedalaman cita rasa, meski tidak semua penjual memilih menggunakannya.
Cita rasanya dominan manis-gurih dengan sensasi pedas yang bisa disesuaikan dengan selera pembeli.
Tahu gimbal umumnya disajikan bersama lontong atau nasi putih, sesuai dengan selera masing-masing penikmatnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: