Kamis, 07 MEI 2026 • 18:20 WIB

Itinerary 3 Hari 2 Malam ke Kalibaru, Destinasi Agrowisata Terbaik di Banyuwangi

Author

Pulau Bedil, Banyuwangi (banyuwangitourism.com)

INDOZONE.ID - Kalibaru adalah gerbang masuk Banyuwangi yang sering kali terlewati, padahal kawasan ini menyimpan kekayaan sejarah perkebunan dan alam yang memesona. 

Dengan latar belakang Gunung Raung dan Gunung Kumitir, Kalibaru adalah destinasi sempurna untuk relaksasi total.

Hari 1: Jejak Sejarah Perkebunan & Udara Sejuk

Pagi: Tiba di Stasiun Kalibaru atau perjalanan darat dari pusat Banyuwangi. Langsung menuju penginapan bergaya kolonial yang banyak tersebar di area ini.

Siang: Menikmati santap siang dengan menu lokal di restoran hotel yang menghadap ke kebun kakao. Kalibaru sangat terkenal dengan hasil perkebunannya.

Sore: Mengunjungi Pabrik Gula atau Perkebunan Kopi & Kakao. Kamu bisa melihat proses pengolahan hasil bumi yang masih menggunakan beberapa metode tradisional sejak zaman Belanda.

Malam: Istirahat santai sambil menikmati kopi lokal Kalibaru yang punya aroma khas di teras penginapan.

Baca juga: Liburan ke Bangka di Bawah 3 Juta? Ini Itinerary Lengkap 3D2N yang Wajib Dicoba!

Hari 2: Eksplorasi Alam & Kerajinan Ikonik

Pagi: Trekking ringan menuju Air Terjun Tirto Kemanten. Jalurnya melewati perkebunan kopi dan cokelat yang rimbun. Air terjun ini unik karena terdiri dari dua aliran yang berdampingan, layaknya sepasang pengantin.

Siang: Mengunjungi sentra kerajinan logam di Kalibaru. Kawasan ini merupakan pusat pembuatan alat dapur dari tembaga, alumunium, dan kuningan yang sudah diekspor ke berbagai negara.

Sore: Menuju Terowongan Kereta Api Mrawan di Gunung Kumitir. Terowongan bersejarah ini merupakan salah satu yang terpanjang di Indonesia dan menawarkan pemandangan tebing hijau yang dramatis.

Malam: Menikmati makan malam BBQ atau sajian tradisional di bawah langit berbintang Kalibaru.

Baca juga: Apa Itu One Day Trip dan Itinerary? Ini Perbedaan Lengkap untuk Traveler Pemula

Hari 3: Sunrise Perkebunan & Buah Tangan

Subuh: Bangun lebih awal untuk melihat kabut pagi yang menyelimuti perkebunan. Pemandangan matahari terbit di balik Gunung Raung adalah momen yang tidak boleh dilewatkan.

Pagi: Sarapan santai dan berjalan-jalan di pasar lokal untuk mencari oleh-oleh unik seperti olahan kopi, cokelat, atau miniatur kerajinan logam.

Siang: Check-out dan bersiap melanjutkan perjalanan, baik kembali ke pusat Banyuwangi atau menuju arah Jember.

Pada akhirnya, Kalibaru bukan sekadar tentang destinasi yang kamu kunjungi, tapi tentang bagaimana kamu kembali menemukan ketenangan di tengah rimbunnya perkebunan.

Jadi, kapan kamu akan membiarkan udara sejuk Kalibaru membasuh penatmu?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU