Samsara Living Museum Bali. (wonderfulindonesia.co.id)
INDOZONE.ID - Kalau kamu ke Bali cuma buat keliling pantai atau nongkrong di beach club, tandanya liburanmu kurang jauh. Coba sesekali geser ke arah timur Pulau Dewata, tepatnya di kawasan Karangasem. Di sana ada satu destinasi budaya tersembunyi yang lagi naik daun karena konsepnya yang beda banget dari museum biasa.
Namanya Samsara Living Museum Bali. Lokasinya ada di Jalan Telaga Tista, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem. Tempat ini merupakan sebuah "museum hidup" yang bakal mengajak kamu mengintip langsung rahasia tradisi kuno dan ritual sakral masyarakat Bali. Penasaran? Tempat edukasi keren ini buka dari jam 09.00 sampai 15.30 WITA.
Jarak tempuh dari Bandara Ngurah Rai menuju Desa Jungutan ini memakan waktu sekitar dua setengah jam memakai mobil. Sepanjang jalan, matamu bakal dimanjakan sama pemandangan alam khas pedesaan, pohon-pohon rindang, dan udara segar pegunungan yang jauh dari polusi kota.
Kerennya, konsep museum hidup di sini bikin turis gak bakal bosan. Kamu gak cuma nonton pajangan mati di dalam lemari kaca. Di Samsara, kamu bisa ikutan nimbrung bareng warga lokal, melihat mereka bikin sesajen, mendengar dongeng leluhur, sampai mencicipi arak tradisional yang dibuat langsung di tempat.
Arti kata "Samsara" sendiri erat kaitannya sama kepercayaan Hindu tentang roda kehidupan manusia mulai dari lahir, hidup di dunia, mati, sampai lahir kembali ke bumi. Nah, semua siklus itu digambarkan secara nyata lewat kegiatan sehari-hari masyarakat desa di dalam museum ini.
Baca juga: Monumen Bajra Sandhi, Destinasi Megah yang Jadi Simbol Perjuangan Heroik Rakyat Bali
Saking uniknya konsep yang ditawarkan, Samsara Living Museum Bali gak main-main soal prestasi. Tempat wisata ini baru saja resmi diumumkan sebagai pemenang Wonderful Indonesia Awards untuk kategori Daya Tarik Wisata Terbaik Nasional oleh dinas pariwisata setempat.
Penghargaan bergengsi ini menjadi bukti kalau wisata budaya di Bali Timur punya kualitas jempolan dan gak kalah saing sama Bali Selatan. Buat turis lokal, museum ini bisa jadi tempat liburan keluarga yang penuh edukasi. Sedangkan buat turis asing, tempat ini jadi wadah paling pas buat belajar filosofi hidup orang Bali yang sangat menghormati alam.
Menjaga Tradisi di Samsara Living Museum Bali. (wonderfulindonesia.co.id)
Kalau kamu main ke Samsara Living Museum, ada lima hal unik yang wajib banget kamu coba:
Di tempat ini, kamu bakal dikasih tahu rahasia kenapa orang Bali sering banget menggelar upacara adat. Tradisi di sini bukan cuma buat tontonan turis, tapi emang sudah jadi bagian dari urusan dapur, halaman rumah, sampai hubungan antar-tetangga. Semuanya dijelaskan lewat cara yang sederhana dan seru.
Begitu masuk ke area museum, suasananya langsung berasa kembali ke zaman dulu. Bangunannya dibuat mirip hutan desa dengan rumah-rumah berbahan alami. Pagar rumahnya memakai pelepah pohon salak, dindingnya dari tanah liat, dan atapnya memakai alang-alang. Pas pertama datang, kamu juga bakal disambut dengan minuman segar dan dipinjamkan kain senteng khas Bali.
Baca juga: Bikin Pikiran Adem, Ini Alasan Danau Tanralili Jadi Tempat Sempurna Buat 'Digital Detox' Akhir Pekan
Di sini kamu bisa melihat langsung kelihaian tangan para ibu-ibu desa saat menenun kain, membuat anyaman sesajen, melukis, menulis di atas daun lontar, sampai membuat kerajinan dari perak. Kamu juga dibolehkan nanya-nanya langsung ke pemandu atau warga yang sedang bekerja kalau penasaran sama fungsinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wonderfulindonesia.co.id