Minggu, 12 APRIL 2026 • 19:40 WIB

Lebaran Betawi 2026 Jadi Ruang Silaturahmi dan Penguat Persatuan di Jakarta

Author

Warga mengunjungi stan budaya saat Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

INDOZONE.ID - Puncak perayaan Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, dipadati ribuan warga dan pengunjung, menegaskan peran budaya sebagai perekat kebersamaan masyarakat.

Ketua Umum Bamus Betawi Riano P Ahmad menilai perayaan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang untuk mempererat hubungan antarwarga.

"Lebaran Betawi bukan sekadar perayaan seremonial tahunan. Lebaran Betawi merupakan wadah untuk menyatukan silaturahmi antarwarga Betawi dengan seluruh warga yang ada di Jakarta. Jadi, dari seluruh rangkaian Lebaran Betawi ini, esensi utamanya adalah silaturahmi," kata Riano, Minggu (12/4/2026).

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi, dengan berbagai pertunjukan budaya khas Betawi yang ditampilkan, mulai dari hantaran, palang pintu, hingga topeng Blantek. Pawai ondel-ondel yang dipadukan dengan tradisi sorokan turut menambah kemeriahan acara.

Baca juga: Mudah Dibuat! Begini Resep Kerak Telor Betawi yang Gurih dan Lezat

Menurut Riano, kegiatan ini menjadi momen penting untuk menjaga tradisi sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

"Tradisi menjaga dan mempererat silaturahmi merupakan kearifan lokal Betawi yang telah diwariskan turun-temurun," ujarnya.

Nilai tersebut juga tercermin dalam prosesi simbolis, seperti hantaran dari para wali kota dan bupati kepada Gubernur DKI Jakarta, sebagai bentuk penghormatan antar generasi.

Selain pertunjukan budaya, pengunjung juga menikmati kuliner khas Betawi serta hiburan layar tancap yang digelar pada malam sebelumnya. Riano mengungkapkan tingginya minat masyarakat, bahkan saat hujan deras tidak menyurutkan kehadiran pengunjung.

"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa sekali. Bahkan, semalam hujan deras bukannya bubar, malah masyarakat jadi makin rame," ucapnya.

Ia juga menyebut pengunjung tidak hanya berasal dari Jakarta, tetapi juga dari luar kota seperti Tegal dan Yogyakarta.

"Beberapa tadi kita cek, ternyata ada juga pengunjung dari luar kota yang juga ikut hadir, ada dari Tegal dan Jogja. Mereka khusus hadir untuk menyaksikan dan ingin mengetahui Lebaran Betawi di Jakarta," jelas Riano.

Baca juga: Resep Sengkulun Khas Betawi, Jajanan Manis Jadul dan Kenyal yang Sudah Langka!

Lebaran Betawi yang menjadi agenda rutin Pemprov DKI dan Bamus Betawi ini terus didorong sebagai upaya pelestarian budaya lokal.

"Karena budaya utama di kota Jakarta adalah budaya Betawi, kita mendorong agar budaya Betawi ini semakin kuat lagi ke depan," tuturnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan perayaan ini memiliki peran strategis dalam memperkuat persatuan sekaligus menjaga identitas budaya Jakarta.

"Lebaran Betawi menjadi momentum penting untuk mengingat kembali jati diri Jakarta. Budaya Betawi adalah identitas utama yang harus terus hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman," kata Pramono.

Lebaran Betawi 2026 berlangsung pada 10–12 April dengan rangkaian kegiatan yang mencakup pengajian, pertunjukan budaya, hingga hiburan rakyat. Selain itu, acara ini juga menghadirkan bazar produk lokal untuk mendorong pertumbuhan pelaku UMKM di Jakarta.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU