Rabu, 25 MARET 2026 • 13:39 WIB

Masjid Jami Peneleh Simpan Jejak Dakwah Sunan Ampel di Gang Sempit Surabaya, Ada Sumur Misterius Juga!

Author

Masjid Jami’ Peneleh (google maps).

INDOZONE.ID - Di balik gemerlap kota Surabaya yang dikenal modern dan sibuk, ternyata masih tersimpan cerita lama yang belum banyak diketahui orang. 

Bukan cuma soal gedung pencakar langit atau pusat perbelanjaan, kota ini juga menyimpan warisan sejarah Islam yang penting — salah satunya adalah Masjid Jami’ Peneleh.

Berbeda dengan Masjid Ampel yang selalu dipadati peziarah, Masjid Peneleh justru seperti “hidden gem”. 

Letaknya berada di tengah pemukiman padat dengan akses gang sempit, membuatnya jarang dilirik. Padahal, nilai sejarah yang dimiliki masjid ini tidak kalah besar.

Baca juga: Berdiri Sejak 1753, Gereja Blenduk Semarang Jadi Ikon Kota Sekaligus Destinasi Wisata

Hal pertama yang bikin orang penasaran adalah desain atapnya yang unik. Bentuknya mirip perahu terbalik — bukan sekadar estetika, tapi penuh filosofi. 

Konon, bentuk ini berkaitan dengan arah kiblat, di mana bagian depan “perahu” menjadi penunjuk orientasi.

Masuk ke dalam, nuansa klasik langsung terasa. Bangunan ini ditopang oleh sepuluh pilar kayu jati yang kokoh. 

Di bagian langit-langit, terdapat hiasan kaligrafi Arab yang memuat nama-nama sahabat Nabi seperti Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali. 

Baca juga: Bosan Kota? Ini 4 Desa Wisata di Malang yang Bikin Kamu Gak Mau Pulang!

Sementara itu, ventilasi di sekeliling masjid dihiasi nama 25 nabi dan rasul, menambah kesan religius yang kental.

Sejarahnya pun tak lepas dari sosok Sunan Ampel, salah satu tokoh penting dalam penyebaran Islam di Jawa. 

Bagian dalam Masjid Jami’ Peneleh (google maps).

Pada abad ke-14, kawasan Peneleh dikenal sebagai lingkungan masyarakat yang beragam. Meski hidup rukun, beberapa kebiasaan saat itu belum sesuai dengan ajaran Islam.

Menariknya, metode dakwah yang digunakan Sunan Ampel tidak kaku. Ia memilih untuk membaur dengan masyarakat, memahami budaya setempat, lalu perlahan mengajak mereka mengenal Islam. 

Dari pendekatan yang bijak inilah, awal mula berdirinya masjid ini bermula — dari sebuah surau kecil hingga berkembang menjadi bangunan seperti sekarang.

Baca juga: Berdiri Sejak 1600-an, Gereja Tertua di Jakarta Ini Simpan Cerita yang Bikin Wisatawan Merinding

Tak hanya soal sejarah, Masjid Peneleh juga punya cerita yang bikin merinding. Di dalam area masjid terdapat sumur tua yang dipercaya memiliki keterkaitan dengan air zamzam. 

Meski kini sudah ditutup, kisah tersebut masih dipercaya sebagian warga.

Selain itu, masjid ini juga pernah mengalami peristiwa menegangkan di masa penjajahan. Konon, bangunan ini sempat terkena serangan bom, namun ledakan besar yang dikhawatirkan tidak terjadi. 

Cerita ini pun menambah aura misterius yang melekat hingga sekarang.

Di sekitar kawasan masjid, terdapat makam kuno yang diyakini sebagai jejak awal komunitas Islam di Peneleh. 

Baca juga: Bedah Dua Stasiun Utama Yogyakarta: Mana yang Paling Dekat ke Malioboro?

Hal ini menunjukkan bahwa wilayah tersebut sudah mengenal Islam bahkan sebelum kedatangan Sunan Ampel.

Sayangnya, minimnya catatan tertulis membuat sejarah Masjid Peneleh lebih banyak diwariskan lewat cerita dari mulut ke mulut. 

Ditambah lagi dengan lokasinya yang tersembunyi, membuat namanya kalah populer dibandingkan masjid besar lainnya di Surabaya.

Meski begitu, justru di situlah daya tariknya. Masjid Peneleh bukan hanya tempat ibadah biasa, tapi juga saksi perjalanan panjang dakwah Islam yang penuh strategi, pendekatan budaya, dan kearifan lokal. 

Bukti nyata bahwa sejarah besar kadang tersembunyi di tempat yang tak terduga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Marinews.mahkamahagung.go.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU