Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 19:00 WIB

Ke Mana Perginya Barang Sitaan di Bandara? Ini Penjelasannya!

Author

Ilustrasi bandara (Foundation Recruitment)

INDOZONE.ID - Keamanan bandara memiliki regulasi ketat mengenai benda apa saja yang diperbolehkan masuk ke dalam kabin pesawat. 

Hal inilah yang menyebabkan banyak barang milik penumpang disita tepat sebelum mereka melangkah ke ruang tunggu. 

Daftar barang yang dilarang mencakup berbagai instrumen tajam, seperti gunting dan pisau lipat, hingga zat cair serta material logam yang dianggap berpotensi mengganggu keamanan penerbangan.

Baca juga: Jangan Sampai Disita! Ini Daftar Barang yang Tidak Boleh Dibawa ke Kabin Pesawat

Walaupun ukuran barangnya kecil, seperti gunting kuku, barang tersebut tetap akan terdeteksi di pintu keamanan dan tidak boleh dibawa masuk ke dalam pesawat. 

Lantas, ke mana perginya barang sitaan yang ada di bandara usai diserahkan kepada petugas? Simak ulasannya dari laman Travel and Leisure berikut.

Ternyata, barang-barang sitaan di bandara tidak langsung dibuang begitu saja. Shivam Chopra dan Lorie Dankers dari pihak keamanan transportasi AS mengungkapkan bahwa barang logam atau perkakas yang disita akan disimpan sementara di tempat khusus sebelum diserahkan ke badan pengelola. 

Sebagian memang akan dimusnahkan, tapi untuk jenis barang tertentu, otoritas biasanya akan melakukan pelelangan. Jadi, barang yang disita bisa berakhir jadi sampah atau justru dijual kembali melalui lelang resmi.

Sementara itu, untuk barang-barang berupa cairan, jel, dan aerosol, tidak akan digunakan atau disumbangkan, lantaran berpotensi menimbulkan masalah keamanan. 

Barang-barang tersebut dianggap sebagai limbah berbahaya, sehingga akan dikumpulkan terlebih dahulu, lalu dibuang.

Bagi penumpang yang membawa barang kategori terlarang tanpa kesengajaan, terdapat tiga prosedur penyelesaian. Langkah awal adalah menyerahkan barang tersebut kepada pihak luar yang mendampingi di bandara. 

Baca juga: Umrah Tanpa Risiko: Cara Memilih Travel yang Aman dan Menghindari Penipuan

Alternatif berikutnya adalah mendaftarkan barang tersebut melalui layanan pengiriman maskapai sebagai bagasi khusus atau kargo. 

Apabila opsi-opsi tersebut tidak terpenuhi, maka prosedur penyitaan oleh petugas keamanan akan diberlakukan secara otomatis. 

Untuk menghindari kerugian materiil, pengecekan mandiri terhadap barang bawaan sebelum keberangkatan menjadi hal yang sangat krusial.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Travelandleisure.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU