Sabtu, 17 JANUARI 2026 • 19:10 WIB

Bosan Lapis Surabaya? Ini 6 Oleh-Oleh Khas Surabaya Anti-Mainstream yang Wajib Diburu

Author

Ikon kota Surabaya sebagai ilustrasi kota tersebut. (Unsplash/Rasyid Maulana).

INDOZONE.ID - Surabaya mungkin dikenal dengan Lapis Surabaya atau Sambal Bu Rudy yang memang sudah melegenda sebagai oleh-oleh khas Kota Pahlawan. 

Namun, sebagai kota metropolis yang kaya akan sejarah dan kreativitas, "Kota Pahlawan" memiliki deretan buah tangan unik yang sering kali luput dari radar wisatawan.

Jika Anda ingin membawa pulang sesuatu yang lebih otentik dan memiliki nilai cerita, berikut adalah rekomendasi oleh-oleh Surabaya yang anti-mainstream untuk tahun 2026.

Baca juga: 6 Rekomendasi Tempat Oleh-Oleh Khas Bali: Jangankan Pie Susu, Karya Seni pun Ada!

1. Siropen Telasih

Siropen Telasih bisa menjadi salah satu rekomendasi oleh-oleh anti-mainstream saat mengunjungi Surabaya. (Dok. Istimewa)

Lupakan sirup pabrikan minimarket. Siropen Telasih adalah sirup pertama di Indonesia yang diproduksi di Surabaya sejak zaman kolonial.

Memberikan sirup ini seperti memberikan potongan sejarah Surabaya. Varian rasanya unik, seperti mawar, vanila, dan jeruk keprok dengan aroma yang sangat wangi.

2. Kerupuk Terung

Banyak yang tahu kerupuk ikan, tapi sudahkah Anda mencoba Kerupuk Terung? Terung adalah sejenis teripang atau timun laut yang banyak ditemukan di kawasan pesisir Kenjeran.

Teripang dikenal sebagai bahan makanan kelas atas dengan nutrisi tinggi. Menjadikannya camilan dalam bentuk kerupuk adalah cara unik untuk menikmati kekayaan laut Surabaya.

Baca juga: Gak Cuma Apel! Ini 6 Oleh-oleh Malang Anti-Mainstream yang Wajib Masuk Koper

3. Abon Sapi Padmosusastro

Abon Sapi Padmosusastro bisa menjadi rekomendasi oleh-oleh anti-mainstream jika kalian mengunjungi Surabaya. (Dok. Istimewa)

Di sepanjang Jalan Padmosusastro, terdapat deretan pengrajin abon sapi rumahan yang sudah bertahan selama puluhan tahun.

Berbeda dengan abon kemasan yang sering kali banyak campuran tepung, abon di sini benar-benar serat daging sapi murni dengan bumbu rempah yang meresap.

4. Batik Mangrove Rungkut

Surabaya memiliki kawasan konservasi Mangrove yang luas di Wonorejo dan Rungkut. Dari sana, muncul inovasi batik yang menggunakan pewarna alami dari limbah mangrove.

Ini adalah oleh-oleh yang mendukung gerakan keberlanjutan (sustainability) dan pelestarian lingkungan.

5. Kue Blinjo

Kue Blinjo bisa menjadi salah satu rekomendasi oleh-oleh anti-mainstream asal Surabaya. (Dok. Istimewa)

Jika biasanya emping melinjo terasa pahit, kue ini menyulapnya menjadi cookies yang manis dan gurih. Teksturnya sangat rapuh dan lumer di mulut, dengan sensasi rasa "pahit-pahit sedap" khas melinjo yang tipis di akhir.

Kue ini adalah camilan "rahasia" warga lokal. Bentuknya yang bulat kecil mengkilap menjadikannya pilihan oleh-oleh yang sangat cantik untuk hampers.

6. Spiku Resep Kuno

Meskipun mirip dengan Lapis Surabaya, Spiku Resep Kuno menggunakan teknik dan bahan yang lebih tradisional dengan menggunakan banyak kuning telur dan tanpa bahan pengembang modern.

Meskipun "mainstream" dari segi nama, versi "Resep Kuno" memberikan standar rasa yang jauh lebih tinggi dan sering dianggap sebagai kado mewah di kalangan sosialita Surabaya.

Surabaya bukan hanya kota tentang hiruk-pikuk bisnis, tetapi juga kota yang menghargai sejarah dan inovasi melalui produk-produk lokalnya. 

Dengan membawa pulang oleh-oleh yang anti-mainstream, Anda tidak hanya membawa benda fisik, tetapi juga sepotong cerita tentang kegigihan dan kreativitas warga Kota Pahlawan. Jadi, oleh-oleh mana yang paling menarik untuk mengisi koper Anda?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU