Lawang Sewu di Semarang. (dok. Kemenparekraf)
INDOZONE.ID - Kota Semarang tak hanya terkenal dengan wisata sejarah seperti Lawang Sewu. Namun Semarang juga memiliki beragam destinasi wisata alam yang menenangkan hati dan pikiran.
Buat kamu yang suka petualangan ringan atau sekadar ingin menikmati udara segar, Semarang punya banyak pilihan menarik, mulai dari perbukitan hijau sampai kawasan air terjun.
Dalam artikel ini, Indozone berikan 5 rekomendasi destinasi wisata alam di Semarang yang cocok untuk melepas rasa lelah dari rutinitas harian.
Baca juga: 7 Rekomendasi Destinasi Wisata Ramah Keluarga untuk Liburan Tahun Baru 2026
Rawa Pening (Bukit Cinta & Tuntang) di Semarang. (Instagram/@pesona_kabsemarang)
Rawa Pening adalah danau alami dengan luas sekitar 2.670 hektar. Dikelilingi oleh pegunungan megah seperti Gunung Merbabu, Telomoyo, dan Gajah Mungkur, semakin menambah keindahan danau ini.
Salah satu daya tarik Rawa Pening adalah ketika menunggu matahari terbenam (sunset). Pantulan matahari di permukaan danau dan deretan tanaman enceng gpndok menambah estetika danau ini.
Umbul Sidomukti berlokasi di lereng Gunung Ungaran. Wisata ini menawarkan kolam renang bertingkat dengan air pegunungan yang jernih. Dari atas kolam, kita bisa menikmati pemandangan alam yang menawan dengan udara sejuk.
Salah satu daya tarik Umbul Sidomukti adalah berenang dengan pemandangan perbukitan hijau dan panorama Rawa Pening dari ketinggian.
Selain kolam renang, Umbul Sidomukti juga memiliki fasilitas lain seperti kafe, vila dan area outbound yang seru.
Destinasi wisata ini sering disebut sebagai Grand Canyon-nya Indonesia. Padahal sebenarnya tempat ini bekas lokasi penambangan tanah yang kebetulan membentuk tebing-tebing tinggi.
Salah satu daya tarik Brown Canyon adalah tebing pasir yang berwarna coklat. Memberikan kesan eksotis seperti di gurun Amerika. Tak heran jika banyak fotografer berburu foto keren di lokasi ini.
Buat yang suka sejarah, Candi Gedong Songo bisa jadi salah satu pilihan. Candi Hindu peninggalan Kerajaan Mataram Kuno (abad ke-9) ini terletak di lereng Gunung Ungaran, tepatnya di ketinggian sekitar 1.200 mdpl.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wikipedia