Minggu, 21 SEPTEMBER 2025 • 19:35 WIB

Daya Tarik Makam Sunan Kudus Magnet Ribuan Wisatawan dari Seluruh Penjuru Tanah Air

Author

Wisata Makam Sunan Kudus. (ANTARA)


INDOZONE.ID - Wisata religi Makam Sunan Kudus di Jawa Tengah, tak pernah sepi pengunjung. Ribuan wisatawan setiap hari memadati kawasan wisata ini. 

Para peziarah datang dari berbagai daerah di Tanah Air. Makam Sunan Kudus berada di Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Momen Peziarah Padati Makam Sunan Kudus 

Menurut juru bicara Yayasan Masjid Menara dan makam Sunan Kudus Deny Lukmanul Hakim di Kudus, Minggu, jumlah peziarah setiap harinya bisa mencapai 2.000-an orang. Sedangkan saat libur sekolah jumlahnya bisa lebih banyak lagi karena yang datang tidak hanya dari kalangan kelompok pengajian, melainkan banyak pula dari keluarga memanfaatkan liburan.

Baca juga: Menilik Makam Sunan Ampel, Destinasi Wisata Religi Paling Tersohor di Surabaya

Meskipun bukan masa libur, kata dia, kepadatan memang masih terjadi, yang dimungkinkan memanfaatkan momen bulan Maulud.

Pada hari biasa, imbuh dia, jumlahnya tentu lebih sedikit, biasanya didominasi dari warga lokal Kudus dan sekitarnya.

Untuk melayani peziarah, maka jam operasionalnya dibuka mulai setelah shalat subuh atau sekitar pukul 04:00 WIB hingga pukul 24:00 WIB.

Sementara saat memasuki bulan puasa, kata dia, ditutup sementara, sehingga banyak peziarah yang memanfaatkan momen sebelum puasa, terkadang terjadi lonjakan pengunjung.

Peziarah yang datang ke Makam Sunan Kudus, kata dia, tidak hanya dari masyarakat di tanah air, karena sebelumnya juga ada peziarah yang berasal dari luar negeri.

Baca juga: Mitos Rajah Kalacakra di Makam Sunan Kudus, Pejabat Takut Jabatannya Runtuh?

Fasilitas

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus Edy Supriyanto mengakui meskipun bukan hari libur sekolah, tetapi bus yang masuk ke terminal pada akhir pekan memang tinggi.

"Berkisar 50-an unit bus setiap harinya, terutama pada hari Sabtu dan Minggu. Sedangkan hari biasa tidak sebanyak itu, berkisar 20-an bus," ujarnya, dikutip ANTARA.

Ia memperkirakan masih ramainya wisatawan, salah satunya karena bertepatan dengan bulan Maulud, sehingga banyak rombongan pengajian atau masyarakat dari berbagai daerah melakukan wisata ziarah.

Lonjakan bus wisata yang masuk ke terminal wisata Krapyak, kata dia, mulai terlihat sejak bulan pertengahan Agustus 2025 hingga sekarang.

Pandangan Wisatawan 

Samingan, peziarah asal Kulonprogo, Yogyakarta mengakui bersama rombongan memang menjadwalkan ziarah ke Sunan Muria, Sunan Kudus serta Sunan Kalijaga Demak.

"Kami sengaja berangkat di akhir pekan, agar semua anggota pengajian bisa berangkat karena libur kerja, sehingga yang ikut bisa 50-an orang," ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU