Jumat, 11 JULI 2025 • 14:35 WIB

4 Hidden Gem Alam di Jawa Tengah yang Sepi Turis, Plus Rekomendasi Itinerary

Author

Curug Lawe & Curug Benowo

INDOZONE.ID - Jawa Tengah bukan hanya tentang Borobudur atau Lawang Sewu. Provinsi ini menyimpan puluhan hidden gem wisata alam yang belum banyak diketahui publik, bahkan oleh warga lokal sendiri. 

Jika kamu sedang mencari ketenangan, alam liar, dan pengalaman yang lebih personal tanpa keramaian, berikut adalah 4 destinasi yang layak kamu kunjungi.

Baca juga: 4 Rekomendasi Tas Travel Terbaik 2025, Pilihan Tepat untuk Petualangan Kamu!

1. Curug Penganten – Desa Kracak, Banyumas

Berada di Dusun Parduli, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Curug Penganten menawarkan suasana asri dan romantis. 

Sesuai namanya, curug ini memiliki dua aliran air berdampingan seperti pasangan pengantin. 

Lokasinya tersembunyi di balik perbukitan dan hanya dapat diakses dengan berjalan kaki melalui jalur sawah dan kebun warga.

Pengelola desa wisata Kracak menyebut Curug Penganten sebagai salah satu potensi wisata utama wilayah mereka. 

Karena masih sangat alami dan belum banyak dikunjungi wisatawan, tempat ini cocok bagi pencinta fotografi alam, pecinta ketenangan, atau mereka yang sekadar ingin healing dari hiruk-pikuk kota.

Baca juga: BEC 2025 Siap Digelar, Putri Indonesia 2025 Akan Ramaikan Parade Budaya Banyuwangi

2. Curug Lawe & Curug Benowo – Ungaran, Kabupaten Semarang

Terletak di lereng Gunung Ungaran, Curug Lawe dan Curug Benowo berada di Desa Kalisidi dan dikelola oleh Perhutani. 

Kawasan ini menawarkan dua air terjun yang berbeda: Curug Lawe dengan aliran setinggi ±30 meter dan Curug Benowo yang sedikit lebih tinggi, ±40 meter.

Keduanya berada dalam area konservasi hutan dan dapat dicapai dengan trekking ±1 jam melewati jembatan kayu dan jalur alami. 

Lingkungannya sejuk, banyak ditumbuhi pakis hutan dan kadang disinggahi lutung Jawa. 

Selain itu, Curug Lawe memiliki jembatan gantung yang menjadi spot foto favorit wisatawan muda.

Harga tiket masuknya pun terjangkau: hanya Rp 8.000 per orang, plus biaya parkir. 

Lokasi ini cocok dikunjungi saat pagi atau sore hari, dan sangat direkomendasikan bagi wisatawan yang ingin merasakan petualangan ringan namun menyegarkan.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Ramah Anak dan Populer di Garut

3. Curug Jumeneng – Baturraden, Banyumas

Masih di wilayah Banyumas, tepatnya di kawasan Baturraden yang sudah terkenal dengan wisata air panasnya, terdapat Curug Jumeneng. 

Air terjun ini masih belum banyak dieksplorasi dan relatif sepi dibanding kawasan lain di Baturraden.

Akses menuju curug cukup mudah, hanya memerlukan trekking ringan sekitar 20–30 menit dari area parkir. 

Airnya jernih, suasananya sejuk, dan dikelilingi tebing-tebing hijau. 

Keindahan alaminya menjadikannya lokasi yang cocok untuk rekreasi santai, atau bahkan aktivitas canyoneering dan river tubing bagi pengunjung yang mencari tantangan ringan.

Baca juga: “Ngelukat” Jadi Sorotan Utama BEC 2025, Karnaval Budaya Banyuwangi Siap Manjakan Wisatawan

4. Curug Cipendok – Losari, Banyumas

Satu lagi keindahan alam dari Banyumas: Curug Cipendok, yang memiliki ketinggian mencapai ±92 meter. 

Terletak di wilayah hutan lindung Perhutani Banyumas Barat, curug ini sudah lama dikelola sebagai wisata resmi dan termasuk yang paling bersih dan alami.

Keunikan Curug Cipendok bukan hanya dari derasnya aliran air, tapi juga dari Taman Kupu-Kupu di sekitarnya. 

Ada lebih dari 90 spesies kupu-kupu langka yang hidup di ekosistem sekitar air terjun ini. 

Selain itu, kawasan ini juga menjadi habitat elang Jawa dan burung hutan lainnya. 

Pengunjung dapat menikmati suasana tenang, suara alam, dan kesegaran udara pegunungan.

Itinerary Pendek 3 Hari Jelajahi Hidden Gem Alam Jateng:

  • Hari 1 – Banyumas: Mulai dari Curug Penganten, lanjutkan ke Curug Jumeneng, lalu malamnya beristirahat di kawasan Baturraden.
  • Hari 2 – Banyumas Selatan: Eksplor Curug Cipendok dan Taman Kupu-Kupu. Nikmati suasana pedesaan dan kuliner khas Purwokerto.
  • Hari 3 – Semarang (Ungaran): Trekking ke Curug Lawe & Benowo. Bawa bekal sendiri dan nikmati sejuknya hutan pinus sambil foto-foto di jembatan gantung.

Tips Eksplorasi Aman & Ramah Lingkungan:

  • Gunakan alas kaki trekking agar tidak terpeleset di jalur licin.
  • Bawa bekal sendiri karena banyak lokasi belum ada fasilitas warung.
  • Jangan membuang sampah sembarangan.
  • Hormati aturan lokal dan jam buka kawasan wisata.
  • Hindari berkunjung saat musim hujan karena risiko longsor dan jalur licin.

Jika kamu mencari ketenangan, keindahan alami, dan tempat yang belum banyak dikomersialisasi, maka 4 curug ini adalah destinasi wajib di Jawa Tengah. Tak hanya menyegarkan, pengalaman ini juga akan membuatmu lebih menghargai kekayaan alam Indonesia yang luar biasa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU