Senin, 23 JUNI 2025 • 15:20 WIB

AS Minta Pemohon Visa Pelajar Buka Akses Media Sosial untuk Verifikasi

Author

Ilustrasi visa. (Freepik)

INDOZONE.ID - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat meminta pemohon visa pelajar dan peserta pertukaran, untuk membuka akses media sosial mereka agar dapat diakses publik guna proses verifikasi.

Untuk mendukung proses verifikasi ini, semua pemohon visa non-imigran kategori F, M, dan J, akan diminta untuk menyesuaikan pengaturan privasi di semua akun media sosial mereka menjadi "publik".

"Kami menggunakan semua informasi yang tersedia dalam proses pemeriksaan dan verifikasi untuk mengidentifikasi pemohon visa yang tidak memenuhi syarat memasuki AS, termasuk mereka yang berpotensi menjadi ancaman keamanan Nasional AS," sebut pernyataan Deplu AS dalam rilis pers Kedutaan Besar AS, dikutip dari ANTARA pada Senin (23/6/2025).

Baca juga: Brasil Resmi Kembali Wajibkan Visa untuk Tamu dari AS, Kanada, dan Australia

Dalam proses verifikasi visa, akan dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap aktivitas online pemohon untuk memastikan keamanan nasional dan warga AS.

Hal itu bertujuan untuk memastikan bahwa mereka yang mengajukan permohonan masuk ke wilayah AS tidak mempunyai niat membahayakan warga dan kepentingan nasional AS.

Pemohon dapat memperoleh informasi tentang ketersediaan jadwal wawancara dengan mengunjungi situs web resmi kedutaan besar atau konsulat setempat.

Baca juga: Cara Pengajuan Visa Jepang dan Biaya Terbaru yang Perlu Diketahui

Pemberian visa adalah keputusan yang terkait dengan keamanan nasional AS dan diberikan sebagai hak istimewa, bukan hak yang dijamin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU