Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 14:25 WIB

Keajaiban Musim Semi Jepang: Mengapa Hanami Selalu Menawan Hati Dunia?

Keajaiban Musim Semi Jepang: Mengapa Hanami Selalu Menawan Hati Dunia?Ilustrasi festival Hanami. (Freepik)

INDOZONE.ID - Musim semi merupakan sebuah waktu paling ajaib untuk mengunjungi Jepang. Sebab saat salju mencair, seluruh negeri berubah menjadi kanvas berwarna merah jambu dan putih yang mempesona. 

Fenomena ini bukan sekadar pergantian musim, melainkan perayaan budaya yang telah berakar selama berabad-abad lamanya.

Berikut adalah ulasan mendalam mengenai festival musim semi paling populer di Jepang, dengan fokus utama pada tradisi Hanami:

Baca juga: Modal 6 Bahan, Japanese Purin Lembut ala Dessert Jepang Favorit

Apa itu Hanami?

Secara harfiah, Hanami berarti "melihat bunga" (hana = bunga, mi = melihat). Tradisi ini bermula dari periode Nara (710–794).

Sakura mekar dengan sangat indah, namun hanya bertahan sekitar satu hingga dua minggu sebelum gugur. Bagi masyarakat Jepang, ini melambangkan sifat kehidupan yang fana-indah namun singkat atau biasa masyarakat Jepang menyebutnya mono no aware.

Tradisi Hanami dilakukan dengan berpiknik di bawah pohon sakura yang tengah mekar bersama keluarga, teman, atau rekan kerja sambil menikmati makanan dan minuman.

Keajaiban Musim Semi Jepang: Mengapa Hanami Selalu Menawan Hati Dunia?Ilustrasi festival Hanami di Jepang. (Freepik)

Baca juga: Sejarah Sushi: Kuliner Jepang yang Berawal dari Teknik Pengawetan Ikan

Waktu Pelaksanaan

Waktu mekarnya sakura bervariasi setiap tahun tergantung suhu udara, namun secara umum mengikuti "Sakura Zensen" atau Garis Depan Sakura:

  • Akhir Maret: Sakura mulai mekar di wilayah selatan seperti Kyushu dan Shikoku.
  • Awal April: Puncak mekarnya bunga (Mankai) di Tokyo, Osaka, dan Kyoto.
  • Mei: Sakura terakhir mekar di wilayah utara seperti Hokkaido.

Lokasi Hanami Paling Populer

Beberapa tempat untuk menikmati traidis Hanami yang paling populer di Jepang di antaranya adalah:

  1. Taman Ueno: Berlokasi di Tokyo, Taman Ueno terdapat setidaknya lebih 1.000 pohon sakura.
  2. Sungai Meguro: Sama seperti Taman Ueno, Sungai Meguro juga berlokasi di Tokyo. Di sungai ini kalian bisa menikmati bunga sakura pada malam hari dengan ditemani lampion yang memesona.
  3. Philosopher's Path: Berlokasi di Kyoto, jalan setapak di tepi kanal ini bisa masuk rekomdasi menikmati tradisi Hanami.
  4. Taman Kastil Hirosaki: Berlokasi di Aomori dengan "parit kelopak bunga" di mana sungai tertutup guguran kelopak merah muda yang menjadi daya tariknya.
  5. Gunung Yoshino: Berlokasi di Nara, gunung ini ,enampilkan lebih dari 30.000 pohon sakura yang menyelimuti seluruh area.  

Daya Tarik bagi Wisatawan

Bagi warga Jepang, Hanami adalah momen sosial penting untuk mempererat hubungan. Di perkantoran, biasanya karyawan paling muda akan datang pagi-pagi sekali untuk "menandai" tempat piknik terbaik dengan alas plastik biru.

Keindahan visual yang luar biasa menjadikan Jepang destinasi impian. Selain pemandangan, wisatawan tertarik pada produk musiman edisi terbatas, seperti Starbucks Sakura Latte, cokelat kit-kat rasa sakura, hingga Sakura Mochi.

Festival Musim Semi Lainnya

Selain Hanami, ada beberapa festival besar lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Keajaiban Musim Semi Jepang: Mengapa Hanami Selalu Menawan Hati Dunia?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!