Buaya raksasa si undan (TikTok/@damkar.inhil)
INDOZONE.ID - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri viral setelah evakuasi seekor buaya raksasa berukuran hampir 6 meter dengan berat 535 kg di Desa Sungai Undan. Penangkapan ini dilakukan bersama warga sekitar, yang resah akan kehadirannya.
Buaya ini mendapatkan perawatan di Markas Komando (Mako) Damkar Inhil dalam kondisi memprihatinkan, dengan banyaknya luka di sekitar punggung dan tangan. Tim rescue damkar inhil pun mencoba untuk melakukan perawatan kepada buaya tersebut.
Bukan cuma itu, tim rescue damkar Inhil juga melakukan koordinasi dengan dokter hewan dan paramedis, berlangsung di Mako Damkar Inhil.
Baca juga: Kisah Kelam Sejarah Lubang Buaya: Mengintip Sumur Tua yang Menyimpan Tragedi
Proses perawatan buaya yang diberi nama “si undan” itu berjalan cukup panjang. Namun, buaya tersebut tidak bisa diselamatkan setelah 19 hari perawatan intensif di Mako Damkar Inhil.
Kagetnya, saat proses evakuasi, ditemukan berbagai benda di dalam perut buaya tersebut. Mulai dari plastik, elektronik, pisau kecil, ujung tombak, dan tutup minuman kemasan.
Bangkai si undan akhirnya diserahkan ke pihak berwenang Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau, yang selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan dan observasi.
Baca juga: 7 Tempat Wisata Keluarga yang Baru di Yogyakarta di 2025, Suasananya Bikin Penasaran!
“Pada malam ini kami dari dinas kebakaran dan penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir akan melakukan serah terima satwa buaya muara yang diberi nama si undan kepada pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam atau BBKSDA Provinsi Riau,” ujar Kadis DPKP Kab. Inhil Junaidy.
“Buaya muara ini kami serahkan untuk selanjutnya akan diperuntukan sesuai dengan arahan dari Kementerian Kehutanan,” sambungnya.
Observasi lanjutan juga dilakukan karena ada infeksi akibat luka pada bagian kedua kaki dan tangan si undan. Sedih banget!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: TikTok/@damkar.inhil