Senin, 10 MARET 2025 • 15:40 WIB

Museum Kereta Api Ambarawa, Upaya Menjaga Peninggalan Bersejarah Perkeretaapian Indonesia

Author

Museum Kereta Api Ambarawa.

INDOZONE.ID - Bagi kalian yang menyukai sejarah perkeretaapian, pastinya tidak asing dengan Museum Kereta Api Ambarawa.

Museum Kereta Api Ambarawa merupakan sebuah museum kereta api yang terletak di Kec. Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Museum kereta api ini didirikan setelah pengalihfungsian Stasiun Ambarawa menjadi Museum Kereta Api pada tanggal 8 April 1976.

Pengalihfungsian tersebut dilatar belakangi oleh penutupan jalur kereta api antara Kedung Jati dan Yogyakarta, akibat adanya letusan merapi serta kalah bersaing dengan kendaraan pribadi.

Baca Juga: Menelusuri Sejarah dan Mitos Jembatan Cipamottan: Jejak Megah Kereta Api Pangandaran

Hal ini semakin diperparah dengan banyaknya lokomotif uap yang mengalami kondisi tidak siap operasi (TSO). 

Museum Kereta Api Ambarawa.

Museum Kereta Api ini menyimpan berbagai koleksi lokomotif, kereta, gerbong beserta sarana yang mendukung pengoperasian kereta api terutama dari masa Hindia Belanda, seperti Lokomotif C27, C28, CC5029, D52, C10, B25 dan semacamnya.

Kemudian, terdapat kereta inspeksi sultan Madura dan kereta CR kayu yang digunakan pada lintas Yogyakarta Magelang.

Selain itu, sarana yang dimiliki oleh Museum Kereta Api Ambarawa seperti halte-halte yang bangunannya terbuat dari kayu pada lintas Tanah Abang-Merak dan Purwosari-Wonogiri.

Baca Juga: Jacobite Express, Kereta Harry Potter di Skotlandia dengan Pemandangan Eksotis dan Kisah Legendaris

Ada juga PPKA Stasiun Semarang Tawang, koleksi sinyal lengan, dan dipo lokomotif Ambarawa.

Museum Kereta Api Ambarawa.

Museum Kereta Api Ambarawa juga menyediakan layanan kereta api wisata yang memiliki relasi antara Ambarawa-Tuntang.

Harga tiket untuk masuk ke area museum kereta api Ambarawa mulai Rp 20.000,00 sedangkan untuk tiket kereta api wisata berkisar antara Rp100.000,00 sampai Rp125.000,00.

Museum Kereta Api Ambarawa ini telah menjadi saksi bisu dari perkembangan perkeretaapian di Hindia Belanda sejak tahun 1873 hingga masa kini.

Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU