Senin, 02 DESEMBER 2024 • 19:27 WIB

Gemas! Tiga Spesies Langka Jadi Penghuni Baru Taman Safari Indonesia

Author

Harimau Benggala - Kayla dan Anji di The Grand Taman Safari Prigen

INDOZONE.ID - Taman Safari Indonesia merayakan momen berharga dengan kelahiran tiga spesies baru di tiga unit bisnisnya.

Ini bukan hanya kabar gembira, tetapi juga bukti nyata dari upaya konservasi berkelanjutan serta komitmen terhadap perlindungan keanekaragaman hayati Indonesia dan dunia.

Penguin Humboldt di Jakarta Aquarium & Safari (JAQS)

Kelahiran pertama terjadi di Jakarta Aquarium & Safari (JAQS), dengan dua bayi Penguin Humboldt (Spheniscus humboldti).

Kedua penguin jantan ini diberi nama Flip dan Flop setelah melalui sayembara di Instagram yang melibatkan ratusan peserta.

Kini, JAQS menjadi rumah bagi delapan ekor penguin Humboldt. Pengunjung dapat menikmati pengalaman edutainment yang mengedukasi sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya melestarikan satwa langka, seperti penguin yang populasinya semakin terancam. Penguin Humboldt ini berasal dari pantai Pasifik Peru dan Chile.

Baca Juga: Menikmati Slow Living di Enchanting Forest The Grand Taman Safari Prigen

Owa Ungko Lahir di Solo Safari

Solo Safari juga merayakan kelahiran bayi owa ungko (Hylobates agilis), yang lahir dari pasangan Galih dan Shinta.

Bayi jantan yang diberi nama Ron ini kini berusia 3 bulan dan sudah dapat disaksikan langsung oleh para pengunjung.

Ron, Baby Owa di Solo Safari

Kehadiran Ron menambah jumlah owa ungko di Solo Safari menjadi enam individu.

Spesies ini terancam punah akibat perburuan dan hilangnya habitat karena deforestasi, sehingga kelahiran Ron menjadi tonggak penting dalam upaya konservasi owa ungko.

Baca Juga: Serunya Off-road ATV di Taman Safari Prigen Jawa Timur

Bayi Harimau Benggala di Taman Safari Prigen

The Grand Taman Safari Prigen turut merayakan kelahiran dua bayi harimau benggala (Panthera tigris) pada 24 September 2024.

Kedua bayi jantan yang diberi nama Bima dan Bisma ini lahir dari pasangan Kayla dan Anji. 

Saat ini, kedua bayi harimau tersebut masih berada dalam perawatan intensif dan pemantauan ketat tim konservasi.

Dengan kelahiran ini, Taman Safari Indonesia kini merawat total 17 harimau benggala, memperkuat peran penting lembaga ini dalam konservasi spesies yang rentan di alam liar.

“Kelahiran spesies-spesies ini adalah wujud nyata dari keberhasilan program pengembangbiakan dan konservasi yang kami jalankan, Kami terus berupaya memberikan yang terbaik untuk melestarikan satwa-satwa langka, menjaga kesejahteraan mereka, dan memastikan keanekaragaman genetik yang esensial bagi ekosistem global,” ujar Alexander Zulkarnain, SVP Marketing Taman Safari Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Taman Safari Indonesia

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU