INDOZONE.ID - Saat membaca sebuah buku fiksi, terkadang ada latar belakang tempat memukau, membuat kita membayangkan bagaimana bentuk tempat tersebut.
Mungkin tiba-tiba saja pertanyaan seperti "apakah tempat itu nyata?" atau "adakah tempat dengan kesan yang hampir sama persis?", terlintas di benak kita sehingga menciptakan rasa penasaran untuk mencari tau hal itu.
Tempat bagai dunia fiksi yang memanjakan dan memukau mata seolah di bawa ke dunia lain yang tidak pernah kita lihat sebelumnya, memang ada dan nyata di dunia.
Mari kita menjelajahi tempat-tempat tersebut untuk menambah pengetahuan dan memuaskan rasa penasaran!
1. Hutan Hallerbos (Hallerbos Forest), Belgia
Ini adalah tempat dimana hanya ada hamparan bunga bluebell sepanjang mata memandang.
Tempat ini memiliki luas 552 ha yang terletak di Hogebermweg, 1500 Halle, Negara Belgia, 20 km di sebelah selatan Brussels.
Bunga-bunga yang ada di sana akan mekar sekitar pertengahan April hingga awal Mei, sehingga saat itu termasuk waktu terbaik melihat bunga bluebell di Hallerbos.
Selain itu, tempat ini tidak memiliki jam buka atau tutup, serta tidak memerlukan biaya masuk karena termasuk ke dalam hutan publik.
2. Hutan Goblin, Taman Hutan Tararua, Selandia Baru (New Zeland)
Dari namanya saja, kalian sudah pasti dapat menduga bagaimana hutan ini.
Dengan batang dan ranting yang membentuk kanopi pepohonan yang berbonggol dan berkelok-kelok, menjulang tinggi ke langit seperti jari-jari putus asa yang mencoba menyentuh cahaya.
Ada juga hamparan lumut hutan mengesankan kesunyian yang dingin bagai hutan yang digambarkan pada banyak buku fiksi bahkan beberapa kartun.
Baca Juga: Onam, Pesona Festival Panen dan Ritual Penuh Warna dari Kerala India
Kalian juga dapat menemukan tempat ini jika mengikuti Pembroke Road dari kota Taranaki di Stratford, lalu tiba di Taranaki Maunga, gunung tertinggi kedua di North Island.
Berbagai macam jalur pendakian dimulai di sana, tetapi banyak pengunjung yang datang secara eklusif melalui Hutan Goblin, atau dikenal sebagai Kamahi Walk.
3. Colmar, Prancis
Saat kalian berkunjung, atau hanya dengan melihat fotonya, mungkin kalian akan teringat dengan sebuah film yang menceritakan seorang putri dan pangeran yang di kutuk menjadi seorang siluman besar yang saling jatuh cinta. Beauty and The Beast adalah judul dari film tersebut.
Beberapa orang mengklaim bahwa Colmar adalah inspirasi bagi kota dalam film Walt Disney Beauty and the Beast.
Setelah melihat pondok-pondok berbingkai kayu yang menawan, etalase pertokoan bercat pastel, dan kastil abad pertengahan, kamu akan mempercayainya.
Untuk pemandangan terbaik, berjalan-jalanlah di jalan berbatu di sepanjang kanal Little Venice yang dipenuhi bunga.
4. Hallstatt, Austria
Hallstatt merupakan sebuah desa yang terletak di wilayah Salzkammergut, Austria, dengan pesona pegunungan yang menjulang tinggi mengelilingi desa.
Ada juga danau jernih hingga dapat memantulkan pemandangan yang memukau, di tambah wisata rumah tulangnya yang ikonik, sebuah osuarium unik tempat jenazah orang-orang desa yang meninggal disimpan.
Dengan arsitektur tradisionalnya, toko-toko yang menawan, dan aktivitas luar ruangannya, Hallstatt adalah tujuan wisata populer bagi para pecinta alam dan penggemar sejarah.
Selain itu, desa ini juga berada di sekitaran kota warisan dunia UNESCO, yang di duga menjadi tempat inspirasi untuk desa Arendelle di kartun Frozen.
5.The Sea of Stars, Maldives
The Sea of Stars adalah fenomena yang terjadi di pantai pulau Vaadhoo di Atol Raa yang terletak sekitar 8 km dari Bandara Internasional Malé, Maldives.
Pada akhir musim panas yang disebabkan oleh fitoplankton bioluminesensi di terumbu karang air, memancarkan cahaya biru yang bersinar ketika terdapat pergerakan ombak.
Ini seolah menciptakan efek berkilauan luar biasa yang tampak seperti laut yang penuh dengan bintang.
6. Seljalandsfoss, Iceland
Berada cukup jauh dari ibu kota Islandia, Reykjavik—tepatnya sekitar 1 jam 45 menit—tetapi perjalanan ini sepadan untuk melihat air terjun yang mengesankan di pantai selatan ini, yang airnya mengalir deras dari ketinggian 200 kaki.
Akses menuju air terjun ini dapat ditempuh dari pertanian Hamragardar di sepanjang jalan, di sebelah timur Markarfljot.
Ini adalah satu-satunya air terjun yang diketahui dari jenisnya yang memungkinkan untuk berjalan di belakangnya.
7. Salar de Uyuni, Bolivia
Merupakan hamparan luas garam putih berkilau yang diperkirakan 10 miliar ton hingga bahkan bisa di lihat dari luar angkasa, karena luasnya membentang sepanjang 1.0582 kilometer Altiplano.
Saat kering, dataran ini berupa hamparan ubin garam putih yang menyilaukan, sedangkan selama musim hujan, danau dangkal ini memantulkan langit, menciptakan ilusi tak terbatas yang indah.
Baca Juga: Dear Traveler, 5 Tempat Ini Wajib Kamu Dikunjungi saat ke Selandia Baru
Lokasinya berada di Provinsi Daniel Campos di Potosí di barat daya Bolivia, pada ketinggian 3.656 meter di atas permukaan laut, dekat puncak pegunungan Andes.
Para pengunjung disarankan untuk menghabiskan beberapa hari beradaptasi secara bertahap pada ketinggian sekitar 1000m dan 2000m, agar tidak terjadi hal yang tidak di harapkan atau mengikuti beberapa saran dari penduduk setempat.
Dengan keindahan yang ditampilkan tempat-tempat tersebut, tak heran jika banyak pengunjung yang berdatangan untuk menikmatinya.
Pesona alam yang memukau, dipadu dengan suasana yang seolah di dunia yang tak nyata, membuat setiap sudutnya begitu memanjakan mata.
Tentunya tempat-tempat tersebut tidak hanya menarik bagi wisatawan lokal, tetapi juga sering menarik perhatian orang dari luar daerah yang ingin merasakan langsung keajaiban alamnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Worldcitytrail