INDOZONE.ID - Pasar Santa merupakan pusat belanja yang tidak hanya ibu-ibu saja yang biasa mengunjungi, tapi biasa dikelilingi anak-anak muda yang hobi berkelana. Letaknya tak jauh dari Blok M.
Pasar Santa bukan hanya sekadar pasar tradisional. Ini adalah ruang yang mendorong inovasi dan keragaman.
Saat tiba di sana, pengunjung disambut oleh beragam warna dan karya seni dari pelukis, pengrajin, dan seniman lokal.
Salah satu keunggulan Pasar Santa adalah variasi makanan yang tersedia. Mulai dari hidangan lokal hingga makanan internasional yang eksotis, pengunjung dapat menikmati berbagai stand makanan dengan cita rasa yang menggugah selera.
Selain menjadi tempat berbelanja dan makan, Pasar Santa juga menjadi pusat berkumpulnya anak muda kreatif.
Di sini sering diadakan berbagai acara budaya seperti pertunjukan musik indie, pameran seni, dan diskusi menarik.
Baca Juga: Wajah Baru Taman Martha Christina Tiahahu di Blok M, Perubahannya Bikin Tercengang!
Hal ini menjadikan pasar ini sebagai tempat yang hidup dan multifaset. Pasar Santa bukan hanya tempat untuk berbelanja atau menikmati makanan lezat.
Di sini, kita dapat merasakan perpaduan budaya, kreativitas, dan keramaian yang mencerminkan identitas Jakarta yang modern dan dinamis.
Mengunjungi Pasar Santa memberikan pengalaman tidak hanya kenikmatan kuliner, tetapi juga keberagaman budaya dan kreativitas yang membuat tempat ini begitu istimewa.
Tak hanya itu, Pasar Santa membuka banyak toko yang menyediakan jajanan dan minuman matcha yang terkenal enak di sana.
Pilihan Menarik Matcha Nata di Pasar Santa
Meskipun tempatnya tidak seluas cabang lainnya, tapi untuk soal rasa tak perlu diragukan lagi.
Matchanya ceremonial, lembut meski tidak terlalu berat, dengan rasa pistachio dan seaweed yang cukup terasa. Ini adalah pilihan dasar yang baik.
Baca Juga: Blok M Dulu Tempat Hits Anak Jaksel, Kini Kalah Pamor dengan Senopati
Sepertinya aman untuk lambung yang sensitif terhadap asam lambung. Pemiliknya juga ramah dan sangat terbuka terhadap permintaan kustomisasi dari pelanggan, seperti persentase gula, tambahan susu, dan lain-lain.
Namun, outlet ini memiliki konsep standing bar, seperti membeli teh poci di pasar tanpa tempat duduk.
Jadi, hanya bisa membeli untuk dibawa pergi dan duduk di tempat lain di Pasar Santa, sehingga tidak ideal untuk nongkrong santai.
Nah, kalau ke Pasar Santa jangan lupa untuk menjelajahi jajanan-jajanan menarik di sana, ya!
Penulis: Nadya Mayangsari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Jakarta-tourism.go.id