INDOZONE.ID - Menjelajahi lokasi-lokasi tersembunyi yang menyimpan sejarah dan legenda di dalamnya, kini menjadi daya tarik bagi generasi muda.
Terlebih lagi, jika mereka bisa menciptakan konten menarik di sana. Konten tersebut berpotensi menjadi viral.
Salah satu destinasi wisata yang belum banyak dikenal adalah Telaga Madiredo yang terletak di Kota Malang, Jawa Timur.
Lokasinya bisa dibilang cukup terpencil dibandingkan dengan tempat lain.
Oleh karena itu, hanya warga setempat yang biasanya mengetahui tempat ini.
Selain menawarkan suasana yang alami dan menyegarkan, tempat ini juga sempurna untuk mencari ketenangan.
Pastinya, ini adalah tempat yang ideal untuk menyembuhkan diri dari kepenatan dunia sehari-hari.
Baca Juga: Nikmati Sensasi Bukber Romantis di Telaga Madiredo, Ditemani View City Lights
Berikut ini adalah sejarah dan legenda Telaga Madiredo yang kamu harus tau, apalagi buat pecinta tempat wisata yang berbau sejarah, pasti cocok dengan tempat ini.
Sejarah Telaga Madiredo
Telaga Madiredo sebenarnya sudah ada sejak lama.
Awalnya, telaga ini hanya dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk berenang dan melakukan aktivitas air.
Air dari telaga ini juga digunakan oleh petani untuk mengairi sawah mereka.
Kini, tempat wisata ini dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Madiredo.
Melihat potensi pariwisata yang dimiliki telaga ini, pihak pengelola akhirnya memutuskan untuk mengembangkan kawasan tersebut menjadi sebuah agrowisata pada tahun 2017.
Proses pembangunan memakan waktu cukup lama hingga tahun 2021, menggunakan anggaran desa.
Pada Oktober 2022, Agrowisata Telaga Madiredo resmi dibuka.
Peresmian obyek wisata ini dilakukan langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Halim Iskandar.
Legenda di Telaga Madiredo
Telaga Madiredo juga terkenal dengan berbagai legenda.
Penduduk setempat percaya bahwa telaga ini pernah menjadi tempat peristirahatan Hanoman yang mandi di sana.
Tak heran jika kawasan ini sering dikaitkan dengan hal-hal mistis.
Ada beberapa aturan yang harus dipatuhi oleh semua pengunjung.
Pertama, jangan membuang sampah sembarangan. Kebersihan lingkungan telaga harus tetap terjaga.
Kedua, pengunjung dilarang berenang di danau tersebut karena adanya pusaran air yang cukup deras, yang bisa membahayakan nyawa.
Legenda lainnya berkaitan dengan cerita pewayangan Cupu Manik Astogino.
Baca Juga: Bukan Cuma Cantik, Konon Air Telaga Madiredo Bisa Bikin Awet Muda
Dalam kisah ini, tiga saudara bernama Guwarso, Guwarsi, dan Anjani terlibat perdebatan tentang pusaka milik ayah mereka yang konon dapat mengabulkan semua permintaan.
Untuk menghindari perselisihan, pusaka tersebut dibuang ke Sumber Mata Air Sumolo, yang kemudian berubah menjadi Telaga Madiredo.
Guwarso dan Guwarsi menyelam ke dasar telaga untuk mencari pusaka tersebut, namun mereka malah berubah menjadi manusia kera.
Bagi para pecinta tempat yang bernuansa alam dengan banyak sejarah di dalamnya, Telaga Madiredo ini adalah salah satu tempat destinasi terbaik yang ada di Kota Malang yang wajib kamu kunjungi.
Penulis: Nadya Mayangsari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Traveloka.com