Minggu, 16 AGUSTUS 2020 • 16:11 WIB

Babi Terjelek Sedunia asal Indonesia Tiba di Kebun Binatang Inggris

Author

Ilustrasi demon pigs. (zsl)

Babi terjelek sedunia, 'demon pigs'  tiba di Kebun Binatang London pada Jumat (14/8). Sepasang babi asal Indonesia yang dikirimkan ke Inggris itu bernama Budi dan Beth.

Demon pigs merupakan spesies babi rusa yang tidak berbulu. Babi ini memang dijuluki sebagai babi paling jelek di dunia karena bentuknya.

"Dengan kulit abu-abu keriput dan moncong basah yang panjang, tidak ada yang bisa menyebut babi-babi rusak cantik," kata penjaga kebun binatang, Hannah Joy dikutip dari Daily Mail, Minggu (16/8).

Kata Hannah, di Indonesia sendiri, babi rusa itu sering disebut sebagai babi tikus atau babi setan karena bentuk taringnya yang panjang dan tidak sempurna. 
Padahal, bentuk taringnya seperti itu karena gigi yang tumbuh melalui hidung yang melengkung ke belakang.

"Budi memiliki ciri-ciri yang sangat mirip Lupin, sementara Beth mirip dengan Dobby dan seperti karakter-karakter terkenal itu (dalam buku Harry Potter)," kata Hannah.

"Mereka benar-benar telah memenangkan hati kita semua. Cara mereka mengibaskan ekor panjang berserabut ketika mereka bahagia adalah suatu kegembiraan untuk dilihat," lanjut dia.

Setelah tiba di Kebun Binatang London, sepasang babi rusa itu dikarantina terlebih dahulu di sarang off-show selama beberapa minggu sebelum mereka menyapa pengunjung kebun binatang.

Kedatangan sepasang babi rusa itu ke Kebun Binatang London merupakan bagian dari program pemuliaan internasional karena spesies babi rusa sudah digolongkan sebagai hewan 'rentan' punah di alam liar.

Budi sendiri berusia satu tahun, sementara Beth baru saja menginjak usia dua tahun. Mereka akan tumbuh besar dengan gading berbentuk spiral yang menjadi ciri khas dari babi jantan.

"Mereka mungkin bukan satwa Indonesia yang paling fotogenik, tapi babi rusa memang memainkan peran penting dalam ekologi hutan, membalik tanah dan menyebarkan benih saat mereka mencari makan,” ujar Joy.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU