INDOZONE.ID - Susu almond memang jadi pilihan populer bagi mereka yang alergi laktosa atau hanya ingin mencoba alternatif susu yang lebih sehat.
Namun, di balik manfaatnya, ada beberapa efek samping yang perlu diwaspadai.
Yuk, simak 11 efek samping susu almond yang jarang diketahui ini!
1. Alergi Almond
Meskipun jarang, beberapa orang bisa mengalami reaksi alergi terhadap almond.
Gejalanya bisa berupa ruam, gatal-gatal, atau bahkan kesulitan bernapas.
Jadi, jika kamu baru mencoba susu almond, awasi reaksi tubuhmu dengan saksama.
2. Masalah Pencernaan
Susu almond mengandung serat yang bisa membantu pencernaan, tapi untuk sebagian orang, ini justru bisa menyebabkan gas atau kembung.
Baca Juga: Resep Tart Kayu Manis Almond, Kreasi Dessert Rumahan Gampang
Kalau kamu punya masalah pencernaan, cobalah konsumsi susu almond dalam jumlah kecil dulu.
3. Kandungan Gula Tambahan
Beberapa merek susu almond menambahkan gula tambahan untuk rasa yang lebih enak.
Gula tambahan ini bisa menyebabkan lonjakan gula darah dan masalah kesehatan lainnya.
Karena itu, pilih susu almond yang tanpa tambahan gula, ya!
4. Ketergantungan pada Kalsium
Susu almond sering diperkaya dengan kalsium, tapi jangan sampai kamu mengandalkannya sebagai sumber utama kalsium.
Pastikan kamu tetap mendapatkan kalsium dari sumber lain seperti sayuran hijau dan produk susu lainnya.
5. Penggunaan Bahan Pengawet
Untuk memperpanjang masa simpan, beberapa susu almond mengandung bahan pengawet.
Bahan pengawet ini, meskipun aman dalam jumlah kecil, bisa menyebabkan reaksi sensitivitas pada beberapa orang.
6. Berpotensi Mengandung Aflatoksin
Almond kadang-kadang bisa terkontaminasi aflatoksin, sebuah jenis jamur berbahaya.
Meskipun proses pembuatan susu almond umumnya aman, selalu pilih merek terpercaya untuk mengurangi risiko.
7. Mengganggu Penyerapan Nutrisi
Susu almond mengandung asam fitat yang dapat mengganggu penyerapan mineral seperti zat besi dan seng.
Jika kamu mengandalkan susu almond sebagai sumber utama nutrisi, pastikan asupan makanan lain yang kaya mineral.
8. Potensi Interaksi Obat
Susu almond bisa mempengaruhi penyerapan beberapa obat, terutama obat-obatan yang memerlukan perut kosong.
Jika kamu sedang menjalani pengobatan, bicarakan dengan dokter sebelum menambahkan susu almond ke dietmu.
9. Rasa dan Tekstur yang Tidak Disukai Semua Orang
Walaupun susu almond lezat bagi sebagian orang, rasa dan teksturnya mungkin tidak cocok dengan selera semua orang.
Jika kamu tidak suka, mungkin ada alternatif lain yang lebih sesuai.
10. Resiko Penambahan Kalori
Beberapa varian susu almond mengandung kalori lebih tinggi akibat penambahan bahan lain seperti sirup atau krim.
Baca Juga: 4 Olahan Makanan dari Kacang Almond, Cara Buatnya Gampang!
Jika kamu mengontrol asupan kalori, perhatikan label produk dengan seksama.
11. Tidak Cocok untuk Diet Terbatas
Susu almond tidak cocok untuk semua jenis diet, terutama diet ketogenik atau rendah karbohidrat.
Jika kamu mengikuti diet khusus, pastikan susu almond sesuai dengan kebutuhan dietmu.
Jadi, meskipun susu almond adalah alternatif yang bagus, tetap perhatikan efek sampingnya dan pilih produk yang sesuai dengan kebutuhanmu.
Selalu periksa label dan konsultasikan dengan ahli gizi jika perlu!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pink Villa