INDOZONE.ID - Kereta api masih menjadi pilihan utama bagi banyak orang untuk perjalanan jarak jauh di Pulau Jawa. Salah satu layanan kereta jarak jauh yang paling diminati adalah Kereta Api (KA) Malabar.
KA Malabar melayani rute Bandung-Malang pulang pergi melalui jalur selatan Pulau Jawa. Dengan durasi perjalanan lebih dari 12 jam, kenyamanan menjadi faktor penting bagi penumpang.
Oleh karena itu, mengetahui jadwal, rute, harga tiket, fasilitas, hingga tipe tempat duduk KA Malabar 2026 sangat penting sebelum merencanakan perjalanan. Berikut penjelasannya.
Baca juga: Rute KRL Jabodetabek Terbaru Januari 2026 Lengkap Semua Jalur dan Transit
Sekilas Tentang Kereta Api Malabar
KA Malabar merupakan layanan kereta api penumpang jarak jauh yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI). Nama “Malabar” diambil dari Gunung Malabar yang berada di wilayah selatan Bandung, Jawa Barat.
Kereta ini pertama kali beroperasi pada 30 April 2010. Pada awalnya, KA Malabar menyediakan tiga kelas layanan, yaitu eksekutif, bisnis, dan ekonomi.
Namun sejak 1 Juni 2023, kelas bisnis resmi dihapus sehingga kini hanya tersedia kelas eksekutif dan ekonomi premium.
Mulai 2024, rangkaian KA Malabar menggunakan kereta stainless steel (SS) yang memberikan tingkat kenyamanan dan stabilitas lebih baik untuk perjalanan jarak jauh. Hingga 2026, KA Malabar tetap beroperasi dua kali sehari, pagi dan sore.
Baca juga: Banjir Meluas, KAI Batalkan dan Alihkan Puluhan Perjalanan Kereta Api di Sejumlah Daerah
Rute KA Malabar
Banyak calon penumpang yang mencari informasi rute kereta Malabar lewat stasiun apa saja sebelum memesan tiket. Hal ini wajar karena KA Malabar merupakan satu-satunya kereta yang melayani perjalanan langsung dari Malang ke Bandung tanpa harus transit.
KA Malabar melewati berbagai kota besar di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Rute lengkapnya meliputi:
- Stasiun Malang
- Stasiun Malang Kotalama
- Stasiun Kepanjen
- Stasiun Wlingi
- Stasiun Blitar
- Stasiun Tulungagung
- Stasiun Kediri
- Stasiun Kertosono
- Stasiun Nganjuk
- Stasiun Madiun
- Stasiun Ngawi
- Stasiun Sragen
- Stasiun Solo Balapan
- Stasiun Yogyakarta
- Stasiun Kutoarjo
- Stasiun Kebumen
- Stasiun Gombong
- Stasiun Kroya
- Stasiun Banjar
- Stasiun Ciamis
- Stasiun Tasikmalaya
- Stasiun Cipeundeuy
- Stasiun Leles
- Stasiun Kiaracondong
- Stasiun Bandung
Total jarak tempuh perjalanan Malang-Bandung mencapai sekitar 779 kilometer dengan waktu perjalanan rata-rata 12-13 jam.
Jadwal KA Malabar Terbaru 2026
Informasi jadwal KA Malabar terbaru 2026 menjadi salah satu hal paling sering dicari calon penumpang. Saat ini, KA Malabar melayani dua kali perjalanan setiap hari dari masing-masing kota.
Jadwal KA Malabar Malang - Bandung
- KA 69 (Pagi)
Berangkat: 05.25 WIB
Tiba: 18.05 WIB
- KA 67 (Sore)
Berangkat: 15.50 WIB
Tiba: 05.45 WIB (keesokan hari)
Jadwal KA Malabar Bandung - Malang
- KA 70 (Pagi)
Berangkat: 09.30 WIB
Tiba: 22.36 WIB
- KA 68 (Sore)
Berangkat: 18.10 WIB
Tiba: 06.52 WIB (keesokan hari)
Dengan jadwal ini, penumpang dapat memilih waktu keberangkatan sesuai kebutuhan perjalanan.
Harga Tiket Kereta Malabar Bandung Malang Terbaru
Bagi penumpang yang ingin bepergian jarak jauh, mengetahui harga tiket kereta Malabar Bandung Malang menjadi pertimbangan penting. Tarif KA Malabar 2026 dibedakan berdasarkan kelas dan subkelas.
Harga Tiket Kelas Eksekutif
- Eksekutif (AA): Rp620.000
- Eksekutif (AB): Rp670.000
- Eksekutif (AC): Rp690.000
- Eksekutif (AD): Rp760.000
Harga Tiket Kelas Ekonomi Premium
- Ekonomi (CA): Rp350.000
- Ekonomi (CB): Rp360.000
- Ekonomi (CC): Rp370.000
- Ekonomi (CD): Rp410.000
Pada musim libur panjang seperti Lebaran, Natal, dan Tahun Baru, harga tiket dapat mengalami penyesuaian hingga Rp800.000 untuk kelas eksekutif.
Fasilitas dan Tempat Duduk KA Malabar
Untuk perjalanan panjang, fasilitas dan tempat duduk KA Malabar menjadi faktor utama yang menentukan kenyamanan penumpang. Secara umum, KA Malabar sudah dilengkapi fasilitas standar kereta jarak jauh modern.
Fasilitas Umum KA Malabar
- AC sentral di seluruh rangkaian
- Toilet bersih dan terawat
- Layanan makanan dan minuman
- Kereta makan
- Stop kontak untuk pengisian daya gadget
Fasilitas ini tersedia baik di kelas eksekutif maupun ekonomi premium, dengan perbedaan utama pada tipe kursi dan ruang kaki.
Tipe Tempat Duduk KA Malabar
Pembahasan mengenai kursi ekonomi premium dan eksekutif KA Malabar menjadi hal paling penting, mengingat durasi perjalanan yang cukup panjang.
Tipe Tempat Duduk Kelas Eksekutif
Kelas eksekutif menggunakan kursi captain seat yang dirancang untuk kenyamanan maksimal.
Ciri-ciri kursi eksekutif:
- Konfigurasi 2-2 (AB- CD)
- Total sekitar 50 kursi per gerbong
- Setiap kursi dilengkapi arm rest
- Kursi dapat direbahkan (reclining seat)
- Sandaran kursi bisa diputar mengikuti arah laju kereta
- Dilengkapi pijakan kaki
- Ruang kaki sangat lega
Kursi A dan D berada di sisi jendela, cocok bagi penumpang yang ingin menikmati pemandangan selama perjalanan.
Tipe Tempat Duduk Kelas Ekonomi Premium
Kelas ekonomi premium menawarkan kenyamanan lebih dibandingkan ekonomi reguler.
Karakteristik kursi ekonomi premium:
- Konfigurasi 2-2 (AB-CD)
- Total sekitar 80 kursi per gerbong
- Kursi individual dengan arm rest
- Sandaran kursi bisa direbahkan
- Kursi tidak dapat diputar
- AC sentral dan ruang kaki cukup lega
Sebagian kursi menghadap searah laju kereta, sementara sebagian lainnya membelakangi arah perjalanan.
Urutan Gerbong KA Malabar
Rangkaian KA Malabar terdiri dari 10 gerbong, yaitu:
1. Kereta pembangkit
2. Empat kereta kelas eksekutif
3. Satu kereta makan
4. Empat kereta ekonomi premium
Urutan ini membuat kelas eksekutif berada di bagian depan rangkaian.
KA Malabar tetap menjadi pilihan ideal untuk perjalanan Bandung-Malang di tahun 2026.
Dengan jadwal yang konsisten, harga tiket yang bervariasi, fasilitas memadai, serta pilihan kursi ekonomi premium dan eksekutif KA Malabar yang nyaman, kereta ini cocok untuk berbagai kebutuhan perjalanan.
Dengan memahami jadwal, rute, harga tiket, fasilitas, dan tipe tempat duduk sejak awal, kamu bisa merencanakan perjalanan dengan lebih nyaman dan efisien.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan Penulis