Kronologi Insiden Fatal Ta Wan Bali, Pelanggan Minum Cairan Pembersih hingga Berujung Laporan Polisi
INDOZONE.ID - Dunia kuliner Indonesia kembali digegerkan dengan insiden tak terduga di restoran Ta Wan cabang Level 21 Mall Denpasar, Bali.
Insiden tersebut melibatkan seorang ibu muda yang nyaris celaka, setelah meminum cairan pembersih yang dikira air mineral.
Baca juga: Kronologi Konflik Codeblu dengan Toko Roti Clairmont hingga Berujung Kena Boikot di Media Sosial
Kronologi Insiden Cairan Pembersih di Restoran Ta Wan Bali
Insiden ini terjadi pada Kamis, 6 November 2025 lalu, sekitar pukul 15.16 WITA.
Korban yang bernama Ni Putu Oka Rafintha Dewi, datang bersama bayinya yang berusia 8 bulan, untuk makan siang di restoran tersebut.
Ia memesan air mineral kemasan seperti biasa, tanpa curiga bahwa yang datang justru botol cairan berbahaya.
Begitu meneguk air tersebut, korban langsung merasakan sensasi panas dan terbakar di tenggorokan.
Ia pun spontan memuntahkan isi mulutnya, dan bahkan celana sang bayi yang terkena muntahan ikut berubah warna menjadi putih, menandakan adanya kandungan pemutih pada cairan itu.
Dugaan Kelalaian di Dapur Restoran
Menurut keterangan resmi dari pihak manajemen, insiden ini terjadi akibat kelalaian internal karyawan.
Salah satu staf disebut telah memindahkan cairan pembersih ke dalam botol air mineral kosong untuk keperluan pribadi.
Sayangnya, botol tersebut tertinggal di area bar minuman.
Ketika pergantian shift terjadi, karyawan lain mengira botol itu berisi air mineral siap saji, dan tanpa sengaja menyajikannya ke meja pelanggan.
Kesalahan fatal ini pun berujung pada peristiwa yang nyaris merenggut nyawa korban.
Permintaan Maaf dari Ta Wan
Usai kejadian, pihak manajemen restoran langsung memberikan pertolongan pertama dan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat.
Korban kemudian menjalani pemeriksaan medis untuk memastikan kondisi tenggorokannya aman dari kerusakan serius.
Manajemen Ta Wan Indonesia, melalui akun resmi dan pernyataan tertulis, juga menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada korban dan masyarakat luas.
"Kamis sangat menyesalkan insiden yang terjadi di cabang Level 21 Mall Denpasar. Ini murni akibat kelalaian individu, dan kami telah menjatuhkan sanksi kepada karyawan terkait. Ta Wan akan memperketat prosedur keamanan, kebersihan, dan pelatihan staf di seluruh cabang," tulis pernyataan pihak manajemen Ta Wan Indonesia, seperti dikutip Indozone, Selasa (11/11/2025).
Polisi Ikut Turut Tangan
Tak hanya berhenti di permintaan maaf, Polda Bali kini tengah menangani laporan dugaan kelalaian dalam pelayanan makanan dan minuman.
Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk karyawan yang terlibat serta pihak manajemen restoran.
Sampai saat ini, korban masih dalam pemulihan dan telah melapor resmi ke pihak berwajib untuk meminta pertanggungjawaban atas insiden tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/tawanrestaurant