Kamis, 18 SEPTEMBER 2025 • 11:00 WIB

Menikmati Eksotisme Jalur Selatan Jawa dari Balik Jendela Kereta Panoramic KAI

Author

Hadir dengan desain jendela kaca berdimensi lebar dan sunroof otomatis, Kereta Panoramic memberikan pengalaman istimewa menikmati panorama jalur selatan Jawa yang dikenal eksotis. (sumber: kai.id)

INDOZONE.ID - Keindahan alam jalur selatan Jawa kini dapat dinikmati dengan lebih berkelas melalui layanan Kereta Panoramic milik PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Kereta ini dilengkapi jendela kaca besar yang memungkinkan penumpang menyaksikan panorama luas tanpa terhalang, mulai dari pegunungan menjulang, hamparan sawah hijau, hingga lintasan jembatan bersejarah yang menambah kesan mendalam.

Sejak resmi beroperasi pada 2022, Kereta Panoramic mendapat respons positif dari masyarakat. Catatan terbaru menunjukkan bahwa selama Januari hingga Agustus 2025, jumlah pelanggan mencapai 92.308 orang.

Angka tersebut meningkat dari 64.859 pelanggan pada 2024 dan jauh lebih tinggi dibandingkan 18.211 pada 2023. Peningkatan ini menegaskan bahwa masyarakat semakin tertarik menjadikan perjalanan dengan Kereta Panoramic sebagai alternatif liburan singkat.

Baca juga: Sambut HUT ke-80 KAI, Daop 6 Yogya Gelar Lomba Fotografi Usung Endless Journey dalam Keindahan Kereta Api dan Arsitektur

Bertambahnya jumlah perjalanan juga menjadi indikator pertumbuhan yang sehat. Pada 2023, tercatat hanya 1.466 perjalanan. Namun, pada 2024 jumlah itu melonjak hingga 4.140. Hingga Agustus 2025, angka perjalanan sudah mencapai 2.791. Kenaikan tersebut membuktikan bahwa layanan Kereta Panoramic berhasil mencuri hati masyarakat Indonesia.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa kereta ini memang dirancang untuk memberikan pengalaman istimewa bagi pelanggan.

Anne Purba menyebut, “Pertumbuhan jumlah pelanggan dari tahun ke tahun merupakan bukti bahwa layanan ini semakin mendapat tempat istimewa di hati masyarakat.” Menurutnya, inovasi ini adalah bagian dari upaya KAI untuk terus relevan dengan kebutuhan pelanggan.

Kereta Panoramic saat ini hadir pada sejumlah rute favorit, seperti KA Argo Wilis Panoramic rute Surabaya Gubeng – Gambir, KA Turangga Panoramic rute Bandung – Surabaya Gubeng, serta KA Argo Parahyangan Panoramic yang melayani perjalanan Gambir – Bandung. Selain itu, ada pula KA Pangandaran Panoramic, KA Papandayan Panoramic, dan KA Mutiara Timur Panoramic.

Setiap perjalanan hanya menampung 38 penumpang, sehingga kenyamanan lebih terjamin. Fasilitas di dalamnya meliputi kursi ergonomis, Wi-Fi, televisi, mini bar, hingga makanan dan camilan gratis.

Semua inovasi tersebut merupakan hasil pengembangan Balai Yasa Surabaya Gubeng yang berhasil menghadirkan kereta berkelas internasional di Indonesia.

Anne menegaskan bahwa setiap perjalanan dengan Kereta Panoramic selalu meninggalkan kesan mendalam. Menurutnya, dari balik kaca yang lebar, penumpang dapat melihat bentangan alam yang menakjubkan. “Inilah yang membuat perjalanan selalu berkesan dan menghadirkan kenangan indah,” ujarnya.

Tidak hanya menawarkan kenyamanan, Kereta Panoramic juga berkontribusi dalam memajukan sektor pariwisata. Dengan daya tarik yang unik, kereta ini memperkuat konektivitas sekaligus mendorong masyarakat untuk menjadikan perjalanan sebagai pengalaman liburan.

Baca juga: PT KAI Terapkan Strategi Baru Pengisian BBM Lokomotif, Dukungan untuk Transportasi Ramah Lingkungan

Anne menutup pernyataannya dengan menyebut bahwa layanan ini adalah kebanggaan bangsa. “Kereta Panoramic adalah simbol inovasi transportasi Indonesia. Layanan ini bukan hanya membawa penumpang menuju tujuan, tetapi juga menghadirkan perjalanan penuh cerita.”

Dengan konsep perjalanan mewah, pemandangan memukau, dan fasilitas modern, Kereta Panoramic kini menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin menjelajahi Jawa dengan cara berbeda.

Layanan ini bukan sekadar transportasi, melainkan pengalaman wisata bergerak yang memadukan kenyamanan, kemewahan, dan keindahan alam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kai.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU