Sabtu, 13 SEPTEMBER 2025 • 17:10 WIB

Sinergi Probolinggo dan PT Palawi, Sulap Air Terjun Bersejarah Madakaripura Jadi Magnet Wisata Dunia

Author

Momen penandatanganan PKS dihadiri Bupati Gus Haris, Kepala Disporapar, serta jajaran direksi PT Palawi, meneguhkan komitmen pengelolaan profesional dan berkelanjutan Madakaripura. (probolinggokab.go.id)

INDOZONE.ID - Air Terjun Madakaripura di Kabupaten Probolinggo kembali mendapatkan perhatian khusus. Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui kepemimpinan Bupati dr Muhammad Haris atau Gus Haris menegaskan komitmennya dalam mengembalikan kejayaan air terjun bersejarah ini. 

Madakaripura tidak hanya dipandang sebagai destinasi alam, tetapi juga simbol identitas budaya dan warisan sejarah bangsa.

Pada Kamis, 11 September 2025, Pemkab Probolinggo menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) perpanjangan pengelolaan dengan PT Perhutani Alam Wisata Risorsis (Palawi). 

Langkah ini menjadi tonggak awal kebangkitan Madakaripura menuju panggung wisata kelas dunia.

Baca juga: Probolinggo Siapkan The Seven Lakes Festival 2025 di Ranu Segaran dengan Konsep Spektakuler

Dalam sambutannya, Gus Haris menegaskan bahwa Madakaripura merupakan aset vital yang harus dikelola secara serius. 

“Masyarakat sekitar sangat menunggu agar Madakaripura hidup kembali. Karena ini bukan sekadar wisata, tapi sumber ekonomi, kebanggaan daerah, dan warisan sejarah,” ucapnya dengan penuh penekanan.

Ia menambahkan, filosofi yang melekat pada Madakaripura berkaitan erat dengan sosok Mahapatih Gajah Mada, tokoh besar Kerajaan Majapahit. 

Oleh karena itu, pengembangan Madakaripura sebaiknya tidak hanya difokuskan pada daya tarik visual semata, melainkan juga sebagai ruang edukasi budaya, sejarah, dan konservasi lingkungan.

Baca juga: Wings Air Resmi Terbang Lagi ke Banyuwangi, Buka Pintu Wisata dan Ekonomi Jawa Timur

Menurut Gus Haris, pengelolaan profesional harus menjadi prioritas utama. Aspek keselamatan, kenyamanan, dan keberlanjutan lingkungan wajib diperhatikan agar kawasan ini dapat bersaing dengan destinasi internasional lainnya.

Dari pihak PT Palawi, General Manager Area Bisnis Wisata Wilayah Timur, Andy Iswindarto, menegaskan kesiapan penuh perusahaannya.

“Kami siap memberikan kualitas pelayanan dan keamanan terbaik. Madakaripura harus menjadi magnet wisata yang memberi manfaat luas bagi masyarakat lokal,” tuturnya.

Sinergi Pemkab Probolinggo dengan PT Palawi ini juga sejalan dengan visi pembangunan daerah Probolinggo SAE (Sejahtera, Amanah, Religius, Eksis Berdaya Saing). 

Baca juga: RUU Kepariwisataan Akan Dibawa ke Rapat Paripurna, Siap Jadi Payung Hukum Industri Wisata

Harapannya, Madakaripura mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan daya saing daerah, serta menghidupkan kembali peran UMKM lokal.

Acara penandatanganan perjanjian ini turut dihadiri Kepala Disporapar Heri Mulyadi, sejumlah pejabat OPD, serta jajaran direksi PT Palawi. 

Kehadiran mereka menunjukkan semangat bersama dalam membangkitkan kembali Madakaripura sebagai ikon wisata internasional.

Dengan adanya dukungan pemerintah dan sektor swasta, Madakaripura diproyeksikan akan menjadi magnet baru wisata global yang tidak hanya menguntungkan sektor ekonomi, tetapi juga melestarikan nilai budaya dan sejarah Probolinggo.

Baca juga: Mattojang Jadi Warisan Budaya Tak Benda, Barru Kian Percaya Diri Promosikan Wisata

Air Terjun Madakaripura yang selama ini dikenal sebagai destinasi mistis penuh sejarah, kini dipoles menjadi ruang edukasi sekaligus wisata kelas dunia yang membanggakan Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Probolinggokab.go.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU