INDOZONE.ID - Satu gazebo fasilitas pendukung di Kawasan Wisata Toron Samalem, Desa Blumbungan, Pamekasan, Jawa Timur kini tinggal kerangka besi tergeletak bekas hangus terbakar pada selasa (24/6/2025) malam lalu.
Akibat dari peristiwa tersebut tempat rujukan wisata di Pamekasan itu mendadak sepi pengunjung, beberapa fasilitas mulai tidak terawat dari toilet, pintu masuk, hingga besi penyangga pengunjung.
Suhardi masyarakat setempat mengatakan sebelum insiden kebakaran tersebut berlangsung wisata itu sudah mulai sepi pengunjung sejak beberapa bulan terakhir.
"Wisata Toron Semalem itu belakangan mulai sepi pengunjung beruntung peristiwa kebakaran itu jauh dari permukiman penduduk," singkatnya sembari menatap kerangka gazebo.
Baca juga: Cuma 20 Ribu! Warung Legendaris di Pamekasan Punya Menu Andalan Nasi Babat Porsi Lengkap
Sebelumnya, Kapolsek Larangan, Iptu Suyanto, menyampaikan bahwa kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh korsleting listrik yang memicu percikan api.
"Dugaan sementara korsleting listrik," jelasnya.
Menurut, kasi pemadam kebakaran, Zainuddin mengatakan bahwa laporan kebakaran diterima sekitar pukul 18.58 WIB. Tim damkar tiba di lokasi pada pukul 19.05 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman.
"Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, meski akses masuk sempat terkendala," jelasnya di Pamekasan.
Dulu Wisata Andalan Pamekasan
Wisata Toron Semalem ini berada di kawasan pengunungan yang memiliki dua area yaitu bagian atas dan bawah. Salah satu daya tarik wisata ini adalah bekas tambang batu yang telah diubah menjadi tempat wisata yang modern.
Menariknya, tempat wisata ini bagunannya mirip rumah di Papua. Ada beberapa rumah honai yang dibangun dengan gaya arsitektur Papua. Rumah-rumah ini terhubung dengan jembatan-jembatan kayu yang mengelilingi area wisata.
Baca juga: Aigooo Resto: Sensasi Kuliner Korea Pertama di Pamekasan yang Bikin Ketagihan
Di bagian atas kamu bisa melihat pemandangan unik dari sisa-sisa batu kapur yang terpahat indah. Di antara batu-batu itu, tumbuh pohon-pohon cemara yang hijau dan rindang. Spot ini sangat cocok untuk kamu yang suka berfoto dengan latar belakang alam.
Di sana, ada kolam renang yang bisa kamu gunakan secara gratis. Wisata ini buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 17.00. Tiket masuknya hanya Rp15.000 per orang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Sendiri, Amatan, & Media