INDOZONE.ID - Dalam rangka menjaga sungai tetap lestari (memetri sungai) sekaligus memperingati Hari Sungai Nasional 27 Juli 2024 dan Hari Anak Nasional 23 Juli 2024, Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta berkolaborasi dengan Masyarakat Kelurahan Pringgokusuman dan Masyarakat Kelurahan Tegalrejo akan menyelenggarakan Winongo Jogja River Festival (WJRF) #2 Tahun 2024, pada Sabtu (20/7/2024).
Festival ini merupakan wujud perhatian Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta terdahap daya tarik alam dan budaya yang ada di Sungai Winongo.
WJRF kali ini bertemakan Ekology Social. Dan acara akan berlangsung di di Bantaran Sungai Winongo, tepatnya di sebelah Selatan Jembatan Tukangan Kulon (Lapangan Krupukan) yang menghubungkan Kelurahan Pringgokusuman dan Kelurahan Tegalrejo.
Baca Juga: Jumlah Kedatangan di Bandara Internasional Yogyakarta Capai 12 Ribu Per Hari Jelang Liburan Sekolah
Dengan tema tersebut, festival ini berusaha menciptakan ekologi sungai berupa alam (sungai), sosial (masyarakat), dan budaya melalui beragam atraksi.
"Tema ini juga selaras dengan fungsi bantaran Sungai Winongo sebagai ruang publik bagi masyarakat sebagai wujud semangat pemeliharaan sungai melalui Budaya Memetri", kata Judul : Nikmati Akhir Pekan Besok Bersama Winongo Jogja River Festival ke-2, Ada Apa Saja?
Dalam rangka menjaga sungai tetap lestari (memetri sungai) sekaligus memperingati Hari Sungai Nasional 27 Juli 2024 dan Hari Anak Nasional 23 Juli 2024, Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta berkolaborasi dengan Masyarakat Kelurahan Pringgokusuman dan Masyarakat Kelurahan Tegalrejo akan menyelenggarakan Winongo Jogja River Festival (WJRF) #2 Tahun 2024, pada Sabtu (20/7/2024).
Festival ini merupakan wujud perhatian Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta terdahap daya tarik alam dan budaya yang ada di Sungai Winongo.
Baca Juga: 5 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi saat Kamu ke Kaliurang Yogyakarta
WJRF kali ini bertemakan Ekology Social. Dan acara akan berlangsung di di Bantaran Sungai Winongo, tepatnya di sebelah Selatan Jembatan Tukangan Kulon (Lapangan Krupukan) yang menghubungkan Kelurahan Pringgokusuman dan Kelurahan Tegalrejo.
Dengan tema tersebut, festival ini berusaha menciptakan ekologi sungai berupa alam (sungai), sosial (masyarakat), dan budaya melalui beragam atraksi.
"Tema ini juga selaras dengan fungsi bantaran Sungai Winongo sebagai ruang publik bagi masyarakat sebagai wujud semangat pemeliharaan sungai melalui Budaya Memetri", kata Kepala Bidang Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Yurnelis Piliang kepada wartawan di Balaikota Yogyakarta, Jumat (19/7/2024).
"WJRF #2 akan berlangsung 1 hari penuh mulai pukul 07.00-22.00 WIB", lanjut Yurnelis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung