Grafiti di Melbourne. (Z Creators/Anissa Trisdianti)
Grafiti sering dipandang sebagai sesuatu yang mengganggu. Coretan diberbagai dinding kota, dinding stasiun, sekolah dan tempat umum lainnya, acap kali dinilai sebagai bentuk vandalisme. Hal ini membuat banyak orang yang tidak suka.
Namun hal ini sangat berbeda di kota Melbourne, Australia. Grafiti justru menjadi salah satu tujuan wisata bagi penduduk lokal maupun asing. Tidak tanggung-tanggung, bahkan pemerintah tata kota Melbourne memiliki aturan khusus untuk mengatur perihal seni jalanan ini.
Melbourne diibaratkan cawan tempat meleburnya seni, kelas dan gaya. Tidak akan pernah cukup dengan hanya mengunjungi tujuan wisata utama. Melbourne yang sejatinya, justru bersembunyi di antara celah gedung tinggi, terselip di balik bangunan mall besar, atau di gang sempit yang mungkin luput dari daftar kunjung wisatawan.
Ada sekurang 64 jalan dan gang yang bisa menjadi alternatif ‘melarikan diri’ dari daftar kunjung yang biasa. Berikut ini ulasan 5 lokasi yang paling terkenal.
Hosier Lane berlokasi tepat di depan ACMI Dreamworks Studio di Federation Square. Sebrangi jalan tepat di depan ACMI studio, lalu perhatikan jalan kecil di sebelah restoran Portugis, Nando’s, itulah Hosier Lane. Jalan kecil berliku bermaterial bluestone ini menjadi salah satu ikon seni jalanan Melbourne.
Pertama, karena akses mudah menuju kesini dan kedua, Hosier Lane memiliki liku gedung yang lebih kompleks dan banyak. Hosier Lane juga menjadi lokasi andalan foto pre-wedding dengan tema urban.
Berlokasi di antara Little Collins dan Bourke Street, Union Lane menjadi salah satu daya tarik di jantung kota Melbourne. Seni jalanan ini diselesaikan pada tahun 2008 oleh calon seniman muda dengan mentor profesional mereka.
Kolaborasi keduanya merupakan bagian dari Proyek Mentoring Graffiti Melbourne.
Baca Juga: Melihat Bendungan Pengga yang Disulap Jadi Tempat Healing di Lombok
Terkenal dengan St. Ali Cafe, Yarra place menjadi tujuan wisata yang atraktif di Melbourne. Berbeda dengan Hosier Lane dan Union Lane, Yarra Place bukan gang-gang sempit, namun seni bertebaran di dinding kafe, rumah dan jalanan yang luas.
Yarra Place sendiri bisa disebut merupakan rumah bagi para seniman jalanan.
Sebelumnya bernama Corparation Lane, namanya diubah menjadi ACDC Lane pada tanggal 1 Oktober 2004 untuk menghormati band rock Australia yang terkenal di dunia.
Sayangnya, jalan ini agak sedikti terbengkalai dengan banyaknya robekan poster menempel di dinding dan cat yang mulai memudar. Namun, tetap layak untuk dikunjungi.
Baca Juga: Menyusuri Pulau Mursala yang Pernah Jadi Lokasi Syuting Film Hollywood King Kong
Berlokasi di jantung industri Abbotsford dan berdekatan dengan Veneziano Pour Café pertama di Melbourne akan menyuguhkan wisatawan perpaduan kelezatan dan keindahan seni jalanan dalam waktu yang sama.
Nah, sudah siap untuk ‘melarikan diri’ dari daftar kunjung wisatawan yang itu-itu saja? Selamat berpetualang ya!
Artikel Menarik Lainnya:
Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: