Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 03 MARET 2023 • 03:00 WIB

Asyiknya Berkunjung ke Museum Batik Pekalongan, Nikmati Sensasi Membatik Sendiri

Asyiknya Berkunjung ke Museum Batik Pekalongan, Nikmati Sensasi Membatik SendiriMuseum Batik Pekalongan. (Z Creators/Theofilia Tanja)

Kota Batik, setidaknya inilah yang terlintas di benak jika mendengar tentang kota Pekalongan. Bukan tanpa alasan kota Pekalongan dikenal sebagai kota batik, ini lantaran batik-batik di sana sangat khas dengan motif beragam penuh arti dan kisah sejarah. 

Selain memang memiliki pasar sentra batik yang menjadi kesukaan para wisatawan, ada juga museum batik sebagai tempat menggali dan belajar mengenai sejarah batik kota Pekalongan.

Museum Batik Pekalongan. (Z Creators/Theofilia Tanja)

Lokasinya berada di kawasan budaya Jatayu Pekalongan. Tepatnya di Jalan Jatayu No.3 Kota Pekalongan. Museum ini berdiri kokoh dengan bangunan putih bergaya Belanda.

Baca juga: Rekomendasi Coffee Shop Estetik di Pekalongan, Asyik buat Malam Mingguan

Begitu masuk, kita akan disambut langsung oleh meja resepsionis, yang ada di sebelah kiri. Tiket masuk pun terbilang terjangkau, yakni Rp3.000 untuk anak-anak, Rp7.000 untuk dewasa atau umum, serta wisatawan mancanegara sebesar Rp10 ribu. 

Setelah itu, para kamu yang datang akan dipandu oleh seorang petugas dan mengajak berkeliling serta menjelaskan informasi dan sejarah dari koleksi yang ada di museum.

Museum Batik Pekalongan. (Z Creators/Theofilia Tanja)

Persis di sebelah meja resepsionis, kamu akan langsung bertemu dengan ruang pemeran satu yang berisi koleksi batik dengan beragam motif hasil kreasi dari para pelajar kota Pekalongan.

Beralih ke ruang pameran kedua yang berisi koleksi alat-alat yang digunakan dalam membatik, mulai dari jenis-jenis kain, malam, pewarna, canting, maupun cap beragam motif untuk jenis batik cap serta jedi atau bejana tembaga yang dipakai untuk proses pelepasan malam di zaman dulu.

Setelah itu, kamu akan diarahkan ke ruangan pameran ketiga yang dikhususkan sebagai ruangan untuk menyimpan koleksi batik jenis pedalaman dan batik pesisir.

Batik pedalaman sendiri merupakan sebutan untuk batik Solo dan Yogyakarta sebagai pusat peradaban batik di Indonesia.

Museum Batik Pekalongan. (Z Creators/Theofilia Tanja)

Warnanya cenderung gelap seperti coklat atau hitam dengan motif umum seperti parang. Sementara batik pesisir adalah jenis batik dengan warna cerah yang disebutkan memiliki pengaruh dari luar seperti Belanda, China, atau Jepang sehingga motifnya juga lebih beragam.

Selain pengalaman mempelajari batik, kamu juga ditawarkan experience yang enggak kalah menyenangkan, yakni mencoba membuat batik sendiri.

Baca juga: Keren! Kota Pekalongan Inisiasi Pengajuan Kebaya Jadi Warisan Budaya Dunia UNESCO

Di ruang workshop, kamu akan diberi sepotong kain dan diperbolehkan untuk berkreasi mencoba membatik dengan metode tulis maupun cap. Kain hasil membatik ini bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

Museum Batik Pekalongan. (Z Creators/Theofilia Tanja)

Di samping tempatnya yang sangat asri dan tenang, pihak museum sangat ramah dan informatif sehingga pengunjung pun nyaman selama melakukan kunjungan. Karena bangunannya yang antik dan unik, banyak tempat yang apik dijadikan spot foto instagramable.

Sebagai informasi, museum ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 sampai 15.00 WIB dan tutup pada hari perayaan besar. Kalau ke Pekalongan jangan lupa ke Museum Batik ya, seru banget, percaya deh!

Museum Batik Pekalongan. (Z Creators/Theofilia Tanja)

Artikel Menarik Lainnya:

Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.

Z Creators

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Asyiknya Berkunjung ke Museum Batik Pekalongan, Nikmati Sensasi Membatik Sendiri

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!