Pusat kuliner malam di Bulukumba (Z Creators/Rudi Hartono)
Kabupaten Bulukumba di Sulawesi Selatan terkenal sama ikon perahu pinisinya. Enggak heran, karena sejak zaman dahulu nelayan di kabupaten yang berjuluk 'Butta Panrita Lopi' atau 'tanah para pembuat perahu' ini berprofesi sebagai pelaut ulung.
Sebuah Tugu Perahu Pinisi tepat di tengah kota pun dibangun sebagai bentuk kebanggaan masyarakat Bulukumba.
Tugu Perahu Pinisi di Bulukumba sempat ambruk saat angin kencang akibat cuaca buruk yang terjadi pada 21 Februari lalu. Namun pemerintah setempat dengan kembali membangunnya sampai bisa berdiri seperti semula. Area tamannya pun kini kembali ramai dikunjungi warga, terutama saat sore hingga malam hari.
Lapak kuliner berjejer di tepi jalan. Pilihannya beragam. Mulai dari penjual gorengan, telur gulung, hingga penjual minuman dan kopi kekinian berlomba menjual dagangan mereka.
“Banyak pilihan kalau di sini, mau kulineran bisa, nongkrong sambil nonton live musik juga bisa, sewa sepeda listrik buat keliling juga bisa, pokoknya lengkap," terang Saudi, salah satu pengunjung kepada Tim Z Creators, Rudi Hartono.
Biasanya tempat ini mulai ramai pada sore hingga malam hari. Kebanyakan pengunjung memilih untuk berburu kuliner sambil menikmati pertunjukan live music .
“Ramainya biasa mulai jam 8 malam. Lumayanlah yang mampir untuk makan, paling laris memang aneka camilan,“ ungkap Andi Lolo, salah satu pemilik lapak kuliner di Taman Bundaran Pinisi.
Lolo mengaku dagangan miliknya biasanya sudah habis meski belum terlalu larut malam.
“Jam 11 biasanya sudah habis. Alhamdulillah, soalnya kemarin ada renovasi di sebelah jadi sempat berkurang pembelinya, sekarang jualan kembali lancar." Tambah Andi Lolo.
Waktu terbaik untuk berburu kuliner di taman ini adalah sebelum jam makan malam.
Karena semakin malam tempat ini akan semakin padat pengunjung.
Artikel menarik lainnya:
Keren! Terompet Reog Buatan Mahasiswa Ponorogo Sukses Merajai Pasar Internasional
Uniknya! Panen Raya Labu di Turki, Ada yang Berbentuk Biola dan Seukuran Kepalan Tangan
Rindu Kuliner Indonesia, WNI di Belgia Rela Rogoh Rp1,5 Juta demi Seporsi Martabak!
Viral! Mr Nanang, Penjual Cincau Asal Bogor yang Jago 9 Bahasa, Salah Satunya Slovakia
Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: