Pasar di tengah hutan jati (Z Creators/Dedy Setyawan)
Enggak kalah sama Pasar Papringan atau Pasar Pinggul Klaten. Jepara juga punya pasar serupa yakni Kampoeng Biroe. Di sini, kamu seolah masuk ke pasar masa lampau. Ada sejumlah stan yang menawarkan aneka jajanan tradisional. Lokasinya di tengah hutan jati di Tahunan Krajan Bok Biru.
Para pedagangnya yang memakai kebaya dan kain ala orang zaman dahulu, menambah kesan tradisional di pasar ini.
Pasar ini lagi viral lho di Jepara karena menawarkan sensasi berbeda.
“Pasar tradisional ini dikelola oleh badan usaha milik RT (BUM RT) Mas. Lokasinya merupakan kawasan hijau, sayang jika nantinya akan dijadikan gudang mebel, maka dari itu kami berinisiatif membuat pasar tradisional jadul ini." Ungkap Tafrikan, ketua RT 02 RW 08 Tahunan Krajan
Kampoeng Biroe adalah satu-satunya badan usaha milik RT yang ada di Jepara. Harapannya bisa menjadi RT yang mandiri dengan kearifan lokal.
Ada 27 jenis makanan dan minuman tradisional yang bisa kamu nikmati di pasar ini. Kebanyakan sih makanan yang "aneh" dan yang sudah jarang ditemui saat ini. Seperti jarang tahu, gempol pleret, adon-adon coro, pecel godogan, nasi liwet, nasi jagung, serabi khas Kalibeluk, nasi uduk, soto, telur gulung, apem, aneka bubur, aneka kue basah, es sekoteng, es degan seger, rambut nenek, nasi kuning, dan sebagainya.
Enggak hanya makanan dan minuman saja, kamu juga bisa berbelanja aneka perabot dan mainan jadul seperti yoyo, suling bambu, centong, gayung, nampan, gelas, poci, talenan, dan masih banyak lagi.
Jangan kaget ya kalau di sini uang Rupiah kamu enggak diterima sebagai metode pembayaran. Karena para pedagang hanya menerima koin tradisional atau yang disebut dengan kreweng (pecahan genteng).
Koin kreweng itu menjadi alat pembayaran untuk membeli makanan, minuman, dan perlengkapan jadoel. Kamu harus menukarkan uang Rupiah kamu dengan kreweng. Satu kreweng dibanderol mulai Rp2 ribu hingga Rp10 ribu.
Meski terbuka untuk umum secara gratis, kamu tetap harus menyiapkan Rp2 ribu untuk biaya parkir, ya!
Selamat bernostalgia.
Artikel menarik lainnya:
Nyentrik! Ibu-ibu di Inggris Raya Piknik di Kastil Pakai Batik dan Kebaya, Ini Alasannya
Viral! Mr Nanang, Penjual Cincau Asal Bogor yang Jago 9 Bahasa, Salah Satunya Slovakia
Misteri Makam di Tengah Jalanan Purwokerto, Gak Bisa Dipindahkan Sampai Jadi Nama Jalan
Bukan Nasi Pedas, Tapi Turis Rela Antre di Warung Siam Ubud Demi Seporsi Menu Ini!
Dari Petani Tembakau, Mas Goplow Sukses Banting Setir Jualan Rica Mentok
Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: