Hampir mati di gunung Merbabu,. (TikTok/@jejemsss)
Mendaki gunung memang menyenangkan, karena di sana kita akan melihat keindahan alam di gunung. Tapi, bukan tidak mungkin sesuatu yang membahayakan dapat terjadi.
Seperti halnya yang dialami oleh pria pemilik akun TikTok jejemsss. Dalam video singkat yang dibagikannya 3 hari lalu, pria itu mengatakan kalau dirinya hampir tewas di gunung Merbabu.
"Hampir mati di gunung Merbabu," tulis pria itu dalam videonya.
Dalam video itu, pria tersebut tampak pucat dan lemas. Dia terlihat dibalut oleh plastik berwarna putih.
Baca juga: Katanya Cinta Alam, Pendaki di Gunung Merbabu Kok Tinggalkan Banyak Sampah Plastik?
Video yang sudah ditonton lebih dari 3,7 juta pengguna TikTok itu, banyak menduga kalau pria itu mengalami hipotermia.
@jejemsss Dibantuin kagak, diketawain iyah
? Summertime sadness x Promiscuous by Altegomusic - ALTÉGO
Hipotermia ialah kondisi darurat medis yang terjadi ketika tubuh lebih cepat kehilangan pana dibandingkan panas yang dihasilkan.
Banyak warganet yang menyarankan untuk membawa emergency blanket saat mendaki gunung.
"Makanya bawa emergency blanket cuma 11 rebu padahal," komentar salah satu netizen.
Beberapa netizen lainnya juga ada yang mengatakan pelukan akan membantu seseorang yang mengalami hipotermia.
Baca juga: Viral Seorang Pria Joget TikTok di Atas Tugu Gunung Merbabu, Banjir Kritikan
"Kalau hipotermia tpi minim alat bantu tlong peluk bareng2, krna itu sang2t membantu skli," tambah netizen lainnya.
"Merbabu emang dingin bgt cuii," tambah yang lainnya.
Gunung Merbabu adalah gunung api yang bertipe Strato. Secara administratif gunung ini berada di wilayah Kabupaten Magelang di lereng sebelah barat dan Kabupaten Boyolali di lereng sebelah timur dan selatan, Kabupaten Semarang di lereng sebelah utara, Provinsi Jawa Tengah.
Gunung Merbabu cukup populer sebagai ajang kegiatan pendakian. Medannya tidak terlalu berat namun potensi bahaya yang harus diperhatikan pendaki adalah udara dingin, kabut tebal serta hutan yang lebat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: