Ilustrasi wisatawan. (Freepik)
Suatu pengalaman yang sangat menyenangkan dan juga menantang ketika mengunjungi tempat baru. Karena di sana kita akan mendapatkan pengalaman baru yang sangat berharga.
Tapi, ketika mengunjungi tempat baru jangan lupakan beberapa etika, karena setiap tempat memiliki kebiasaan atau kode etik yang berbeda dengan tempat asal kita.
Jadi, saat kamu melancong ke tempat yang belum pernah kamu kunjungi, pahamilah kebiasaan yang ada di sana.
Dilansir Antara, berikut ini beberapa etika saat jalan-jalan ke tempat baru!
Jika daerah yang kamu kunjungi memiliki aturan soal apa pun yang boleh atau tidak, sebaiknya patuhi aturan tersebut. Misalnya saja ketika ke Bali ada aturan tidak boleh menginjak sesajen. Patuhi aturan tersebut sebagai bentuk menghormati tradisi setempat.
Baca juga: Viral Lapak Kuburan San Diego Hill Dihargai Ratusan Juta Rupiah, yang Dibayar Estetikanya
Daerah atau negara tertentu mungkin memiliki sejarah atau konflik politik yang rumit. Jangan mengesampingkan kenyataan bahwa penduduk setempat mungkin sensitif terhadap topik pembicaraan tertentu.
Menjaga lingkungan adalah hal yang penting untuk dilakukan di mana pun kamu pergi. Sebagai wisatawan, kamu memiliki tanggung jawab untuk merawat tempat yang dikunjnugi.
Jika kebersihannya terjaga, kamu juga membantu tempat itu bisa terus dikunjungi.
Liburan tentu tidak lengkap tanpa berfoto, ini adalah aktivitas wajib ke mana pun kita bepergian. Objek wisata tertentu misalnya museum, mungkin menetapkan aturan soal berfoto, bahkan ada yang melarang.
Jadi jangan sampai melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh penduduk setempat.
Setiap negara punya aturan tertentu dalam berpakaian, misalnya dilarang menggunakan sandal jepit atau piyama di tempat umum.
Seberapa pun berbeda dengan kebiasaan di tempat tinggal, patuhi aturan berpakaian tersebut sebagai tanda menghormati budaya setempat.
Kegiatan tawar-menawar lumrah terjadi, misalnya saat kita membeli oleh-oleh. Jika tawar-menawar dilakukan dengan tidak hormat atau sopan, penjual bisa saja merasa malu.
Jadi, ketika berbelanja di toko tradisional dan harganya masih wajar, sebaiknya tidak perlu menawar harga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: