INDOZONE.ID - Kangkung jadi salah satu sayuran favorit banyak orang karena gampang dimasak dan rasanya enak.
Tapi, pernah nggak sih kamu masak kangkung dan hasilnya malah layu, hitam, atau berlendir? Bisa jadi, ada kesalahan dalam cara memasaknya.
Biar kangkung tetap hijau segar dan renyah, hindari lima kesalahan berikut ini!
Pakai kangkung yang udah layu. Kalau kangkungnya nggak segar, pasti hasil masakannya juga nggak enak. Pastikan pilih kangkung yang daunnya masih hijau cerah dan batangnya nggak lembek.
Selain itu, cara nyimpan juga penting. Simpan kangkung di wadah tertutup dalam kulkas dan jangan dalam keadaan basah biar lebih awet.
Cara mencuci yang salah. Banyak orang nyuci kangkung dengan cara direndam lama, padahal ini malah bikin daunnya lemas.
Baca Juga: Mie Kangkung: Makanan Betawi-Tionghoa Hampir Punah, Begini Cara Membuatnya!
Cara yang benar, bilas kangkung di air mengalir, lalu tiriskan sampai benar-benar kering sebelum dimasak. Kalau masih basah pas masuk ke wajan, kangkung bisa jadi terlalu berair dan lembek.
Masak dengan api kecil dan terlalu lama. Kangkung itu sayuran yang cepat matang, jadi harus dimasak dengan api besar dan waktu singkat, sekitar 2-3 menit aja.
Kalau kelamaan, kangkung bisa layu, berlendir, dan kehilangan warna hijaunya. Makanya, tumis kangkung dengan sedikit minyak panas sambil terus diaduk biar tetap segar dan renyah.
Langsung masukin garam di awal masak. Garam bisa menarik kelembapan dari sayuran, jadi kalau ditambahkan terlalu cepat, kangkung bakal cepat layu.
Baca Juga: Nggak Kalah Nikmat, Yuk Kita Buat Kangkung Belacan Ala Restoran di Rumah
Mending tambahin garam atau bumbu lainnya pas udah hampir matang. Bisa juga pakai bawang putih, kecap ikan, atau saus tiram, buat bikin rasanya lebih enak tanpa bikin kangkung lembek.
Nggak langsung masak setelah dicuci. Kalau kangkung yang udah dicuci dibiarkan kelamaan, terutama dalam keadaan basah, daunnya bakal cepat busuk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Mashed.com