Wujud Wasabi. (Youtube/Great Big Story)
INDOZONE.ID - Para pecinta sushi mungkin sudah tak asing lagi dengan pasta hijau bernama wasabi. Pasta ini sering kali dimakan bersama dengan sushi dan sashimi.
Wasabi adalah bumbu umum dalam masakan Jepang, dan tidak hanya digunakan saat menyajikan sushi. Wasabi dikenal juga dengan sebutan lobak Jepang.
Wasabi memiliki rasa yang menyengat dan terasa mengenyangkan saat dimakan. Rasa terbakar yang dirasakan hanya berlangsung sebentar dan dialami di bagian belakang hidung, bukan di mulut seperti makanan pedas.
Baca Juga: Ini Alasan Mengapa Kamu Makan Sushi Harus Pakai Wasabi
Dilansir dari thespruceeats.com, wasabi adalah sayuran akar berwarna hijau yang berasal dari keluarga yang sama dengan brokoli, kubis, kembang kol, dan sawi.
Wasabi perlu diparut untuk dikonsumsi dan rasanya cepat hilang. Tanaman wasabi sulit tumbuh, memerlukan pasokan air yang stabil, jenis tanah tertentu, naungan, dan suhu yang harus tetap teratur agar akar dapat tumbuh dengan baik.
Hal ini membuat wasabi yang rata-rata orang mungkin tahu itu bukan wasabi asli. Kemungkinan wasabi di pasaran adalah campuran lobak pedas yang diwarnai dengan spirulina atau bayam, minyak, pemanis. Mungkin hanya sebagian kecil dari wasabi di pasaran yang asli.
Wasabi asli dibuat dengan cara mengupas akar tanaman wasabi lalu memarutnya menggunakan parutan keramik khusus sehingga membentuk semacam pasta.
Secara teknis, wasabi adalah sayuran. Tetapi jika mengambil akar yang sama, mengeringkannya, dan menggilingnya menjadi bubuk, secara teknis itu adalah bumbu.
Jadi wasabi yang berbentuk bubuk, murah dan tidak asli, merupakan bumbu. Sedangkan akar wasabi yang asli, lebih segar, lebih lembut, dan harum, adalah sayur. Harganya juga lebih mahal.
Secara historis wasabi telah dimasukkan saat makan ikan mentah karena sifat antibakterinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Thespruceeats.com