INDOZONE.ID - Pihak manajemen Taman Margasatwa Ragunan (TMR), memberikan tanggapan mengenai tingginya lonjakan pengunjung pada libur perayaan tahun baru, Kamis 1 Januari 2026.
Tingginya animo wisatawan yang mengunjungi TMR sendiri akhirnya berdampak terhadap kemacetan di sekitar Ragunan. Melihat kondisi itu, pihak TMR pun siap melakukan evalusasi pengaturan lalu lintas (lalin) agar situasi serupa tak terulang.
"Tentu kita akan evaluasi, terutama pengaturan distribusi lalu lintas yang mungkin akan kita pertimbangkan lagi," kata Humas TMR, Wahyudi Bambang, seperti INDOZONE sadur dari Antara, Jumat (2/1/2026).
Baca juga: 5 Rekomendasi Cafe di Cipete Jaksel yang Pencinta Kopi Wajib Kunjungi
Bambang mengatakan pada Kamis ini sempat terjadi kemacetan di pintu utara, namun diketahui tidak ada pendistribusian ke pintu barat sebagai jalur masuk alternatif.
Nantinya, pihaknya akan melakukan evaluasi dengan kepolisian terkait pengaturan lalu lintas tersebut. "Itu mungkin akan dievaluasi oleh polisi untuk pembagian jalur masuknya supaya tidak hanya terfokus terkonsentrasi di utara saja," ucapnya.
Dikatakan, pada libur Tahun baru ini Taman Margasatwa Ragunan membuka pintu masuk hanya Pintu Utara dan Pintu Barat. Sementara, Pintu Timur dan Pintu Selatan untuk jalur keluar agar satu jalur sehingga tidak ada pengalihan arus lalu lintas.
Sebanyak 113.398 wisatawan mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan pada Tahun Baru 2026 untuk menikmati momen liburan bersama keluarga.
Baca juga: PBB Nobatkan Jakarta Jadi Kota Terbesar Dunia, Tokyo Turun ke Peringkat Ketiga
Kemudian, sebanyak 11.811 motor, 5.298 mobil, dan 67 bus yang memasuki area parkir tempat wisata tersebut. Tingginya angka kunjungan tersebut menunjukkan Ragunan masih menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk mengisi libur akhir tahun dan pergantian tahun baru.
Taman Margasatwa Ragunan terletak di Jakarta Selatan dan memiliki luas 147 hektare (ha) serta dihuni lebih dari 2.009 ekor satwa serta ditumbuhi lebih dari 20.000 pohon.
Lahannya tertata dan terbangun serta sebagian lagi masih dikembangkan menuju suatu kebun binatang yang modern sebagai identitas Kota Jakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara