Sabtu, 07 SEPTEMBER 2024 • 17:14 WIB

Pisang Goreng Sianida, Camilan Unik Khas Maluku Tenggara yang Wajib Dicoba!

Author

Pisang Goreng Sianida (youtube.com)

INDOZONE.ID - Pisang goreng adalah salah satu camilan favorit yang mudah ditemukan di berbagai wilayah Indonesia.

Setiap daerah memiliki cara tersendiri dalam mengolah pisang goreng, namun di Maluku Tenggara, tepatnya di Langgur, terdapat variasi unik dari camilan ini yang dikenal sebagai pisang goreng sianida.

Meski namanya terdengar menyeramkan, camilan ini justru aman dan memiliki cita rasa yang khas.

Baca Juga: Resep Air Guraka Minuman Khas Maluku yang Lezat dan Hangat, Wajib Dicoba!

Pisang goreng sianida di Maluku Tenggara menjadi daya tarik kuliner lokal yang wajib dicicipi oleh para wisatawan.

Pada umumnya, pisang goreng di Indonesia dibuat dari pisang jenis tanduk atau uli yang dibalut tepung terigu.

Berbeda dengan di Langgur, pisang yang digunakan adalah pisang sepatu atau pisang 40 hari.

Baca Juga: Resep Es Pisang Ijo Khas Maluku, Mudah Dibuat dan Dijamin Segar!

Sebelum digoreng, pisang ini dilapisi dengan tepung sagu yang diolah dari singkong lokal yang mengandung sianida.

Meski demikian, proses pengolahan tepung sagu ini telah dilakukan secara hati-hati sehingga racun sianida yang ada telah dihilangkan.

Tepung sagu yang digunakan dalam pisang goreng ini berasal dari singkong yang disebut "thebal" dalam bahasa Kei.

Singkong tersebut diparut, kemudian sarinya dipisahkan dan dibuang karena mengandung racun sianida.

Ampasnya kemudian dijemur hingga kering dan diolah menjadi tepung sagu yang aman untuk dikonsumsi.

Meski terdengar aneh, tepung sagu ini justru memberikan tekstur unik pada pisang goreng, yaitu renyah di luar namun lembut di dalam.

Berdasarkan pengalaman para wisatawan, pisang goreng sianida memiliki tekstur yang berbeda dari pisang goreng pada umumnya.

Salah seorang wisatawan, Nadia, mengatakan bahwa pisang goreng ini renyah di luar namun lembut di dalam.

"Di desa, harga per buahnya hanya Rp1.000, dan rasanya benar-benar berbeda dari pisang goreng biasa," ujar Nadia.

Namun, harga pisang goreng ini bisa lebih mahal di tempat wisata, seperti di pantai, di mana satu porsi berisi 10 pisang goreng bisa dijual seharga Rp250.000.

Pisang goreng sianida sering dinikmati bersama sambal cocol yang terbuat dari cabai rawit.

Meski terdengar aneh memadukan pisang goreng dengan sambal, perpaduan ini menjadi keunikan tersendiri dari kuliner khas Langgur. Namun, tanpa sambal pun, pisang goreng ini tetap nikmat dan gurih.

Demikian beberapa penjelasan mengenai pisang goreng sianida, camilan unik khas Maluku Tenggara yang wajib dicoba.

Bagi anda yang berkunjung ke Langgur, Maluku Tenggara, pisang goreng sianida adalah salah satu kuliner yang wajib dicoba.

Teksturnya yang unik dan rasanya yang lezat membuat camilan ini menjadi favorit banyak orang.

Anda dapat mencicipi camilan khas ini, baik dengan sambal cocol maupun dinikmati langsung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU