INDOZONE.ID - Hari Raya Idul Fitri identik dengan perayaan, saling memaafkan, dan kumpul keluarga bagi umat muslim di Indonesia. Selain itu, hal paling dinanti di lebaran adalah makanan khasnya yang terasa amat nikmat dinikmati setelah ibadah puasa selama sebulan lamanya.
Saat kumpul bersama keluarga besar, kehangatan akan makin terasa kala makan bersama di meja makan. Tentunya, makanan khas lebaran yang disantap.
Setiap rumah biasanya punya makanan khas lebaran masing-masing. Tak menutup kemungkinan makanan khas lebaran setiap rumah berbeda-beda.
Namun, ada beberapa makanan khas lebaran yang biasanya hampir selalu ada di setiap rumah. Yuk, simak makanan khas lebaran dari berbagai daerah di Indonesia!
Baca juga: H-7 Lebaran, PT KAI Beberkan Data Peningkatan Volume Penumpang
8 Makanan Khas Lebaran dari Berbagai Daerah Indonesia
1. Ketupat
Daftar ini akan dimulai dengan ketupat yang hampir setiap rumah menyediakannya pas lebaran. Tanpa ketupat, lebaran seperti tidak lengkap.
Ketupat merupakan makanan tradisional masyarakat Jawa yang sudah populer sejak masa Sunan Kalijaga. Nama ketupat berasal dari “Ngaku Lepat” dalam bahasa Jawa, yang berarti mengakui kesalahan.
Berbentuk persegi yang dibungkus dalam anyaman daun kelapa muda, ketupat terbuat dari beras yang dimasak hingga padat. Cita rasa gurih dari ketupat membuatnya cocok disandingkan dengan berbagai macam makanan berkuah, seperti opor ayam.
Baca juga: Jaga Keamanan Ragunan Selama Libur Lebaran, 854 Personel Dikerahkan
2. Opor Ayam
Makanan khas lebaran selanjutnya, adalah opor ayam. Seperti disinggung sebelumnya, opor ayam cocok dinikmati dengan ketupat pas lebaran
Kuah gurih opor ayam akan membuat rasa ketupat makin nikmat. Apalagi, kamu memakannya dengan ayam yang dagingnya sudah lembut sehingga mudah dikunyah.
Dalam tradisi Jawa, opor ayam merupakan teman dari ketupat yang disajikan bersamaan pada Idul Fitri. Opor ayam dianggap melambangkan silaturahmi antaranggota keluarga di hari besar Idul Fitri.
3. Rendang
Posisi ketiga ditempati oleh makanan khas Sumatra Barat (Sumbar), yaitu rendang. Makanan yang beberapa kali dinobatkan sebagai hidangan terenak di dunia itu, hampir dijumpai di setiap rumah pas lebaran.
Rendang melambangkan kesabaran dan ketekunan karena proses memasaknya yang begitu lama.
Soal rasa, makanan ini tidak perlu diragukan lagi. Bagaimana tidak, perpaduan berbagai macam rempah serta kelembutan daging sapi membuatnya jadi favorit banyak orang.
Rendang cocok dimakan dengan ketupat atau nasi dan opor ayam. Kombinasi ketiga makanan itu akan membuat lebaran kamu makin lengkap.
Baca juga: Mudik Nyaman, Kantong Aman: 4 Hotel Keluarga Dekat Stasiun Purwokerto untuk Lebaran 2026!
4. Lontong Sayur Betawi
Lontong sayur Betawi ada di posisi keempat. Lontong sayur merupakan perpaduan antara lontong dengan kuah sayur labu siam bersantan.
Mirip seperti ketupat, lontong juga terbuat dari beras. Bedanya, lontong dibungkus dengan daun pisang, lalu dimasak hingga matang.
Sementara itu, kuah lontong sayur juga berisikan dengan telur dan potongan ayam, yang membuatnya makin nikmat.
Makanan khas lebaran ini menggambarkan kesederhanaan, tapi tetap istimewa. Bagi masyarakat Betawi, terutama di Jakarta, lebaran akan makin lengkap dengan memakan lontong sayur.
5. Sambal Goreng Ati dan Kentang
Makanan selanjutnya adalah sambal goreng ati dan kentang yang enaknya bukan main. Hidangan berbahan dasar hati ayam atau sapi dan kentang dengan potongan dadu kecil ini, punya cita rasa gurih dan pedas.
Baca juga: Sejarah Ketupat: Warisan Sunan Kalijaga yang Bukan Sekadar Hidangan Lebaran
Sambal goreng ati dan kentang melambangkan keberanian dan semangat baru usai berpuasa sebulan lamanya dan merayakan hari kemenangan.
6. Semur Daging
Lalu, ada makanan olahan daging sapi lagi, selain rendang, yaitu semur daging. Rasa manis dikombinasikan dengan kelembutan daging, membuat makanan ini hampir selalu disukai banyak orang.
Biasanya, semur daging disajikan dengan telur dan kentang sebagai variasi. Makanan ini melambangkan kehangatan di rumah.
7. Lemang
Posisi ketujuh ditempati oleh lemang yang populer di Sumatra dan Kalimantan. Terlihat mirip lontong dan ketupat, lemang tidak terbuat dari beras, tapi beras ketan.
Beras ketan itu ditambah santan, lalu digulung dengan daun pisang dan dimasukkan ke seruas bambu. Bakar bambu tersebut hingga lemang matang.
Bercitarasa gurih dan teksturnya kenyal, lemang amat nikmat untuk dinikmati setelah matang. Lemang enak disantap dengan rendang dan serundeng.
Baca juga: Resep Brongkos Yogyakarta, Kuliner Legendaris Keraton yang Bisa Jadi Inspirasi Menu Lebaran
Menilik proses pembuatannya, lemang melambangkan pembakaran jiwa dari hal-hal buruk sehingga kembali suci di lebaran.
8. Dodol Betawi
Kuliner khas lebaran terakhir yang tidak boleh terlewatkan, adalah dodol Betawi. Makanan ini merupakan camilan khas dari masyarakat Betawi.
Terbuat dari campuran ketan, santan, dan gula merah, dodol Betawi dimasak lama hingga bertekstur kenyal serta lengket. Biasanya, pembuatan dodol dilakukan oleh lebih dari satu orang.
Menilik proses pembuatannya, dodol Betawi melambangkan kerja sama dan gotong-royong.
Nah, itulah delapan makanan khas lebaran dari berbagai daerah Indonesia. Mana yang selalu ada di rumahmu pas lebaran?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kemenpar